Lelang Noken Seharga 5 Juta, Bupati Teluk Bintuni Minta Festival Rajut Noken Menjadi Agenda Wisata

0
133
Bupati Yohanis Manibuy dan Wakil Bupati Joko Lingara, saat mengunjungi peserta Festival Rajut Noken yang diselenggarakan Yayasan Phapeda, Sabtu (16/8/2025).
Google search engine
Spread the love

BINTUNI, jurnalpapua – Bupati Kabupaten Teluk Bintuni, Yohanis Manbuy, berharap Festival Rajut Noken Kemerdekaan yang diselenggarakan Yayasan Phapeda, bisa menjadi agenda rutin tahunan dan menjadi daya tarik wisata nasional.

Pasalnya, tradisi merajut noken merupakan warisan budaya Papua yang harus dijaga kelestariannya dari derasnya arus globalisasi.

“Pemerintah Daerah siap berkolaborasi dengan Yayasan Phapeda dan seluruh pemangku kepentingan, untuk terus menghidupkan program Pelestarian Budaya di Kabupaten Teluk Bintuni,” kata Yohanis Manibuy, saat menghadiri Festival Rajut Noken yang digelar Yayasan Phapeda, Sabtu (16/8/2025).

Festival Rajut Noken yang mengambil tema: “Rajut Noken Bintuni, Warisan Perempuan untuk Indonesia Serasi” ini diselenggarakan di ruas jalan Raya Bintuni Kalitubi pada Sabtu (16/8/2025).

Sebanyak 77 perempuan mengambil bagian sebagai peserta dalam perhelatan budaya yang baru pertama di gelar Yayasan Phapeda ini.  

Bupati Yohanis Manibuy dan Wakil Bupati Joko Lingara, mengajak Forkopimda dan para pimpinan OPD untuk menyaksikan langsung merajut noken dalam festival ini.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Yohanis Manibuy mengambil noken yang sudah selesai dirajut peserta festival untuk dikalungkan ke Wakil Bupati, Kapolres Teluk Bintuni dan Komandan Kodim 1806 Teluk Bintuni.

Dipenghujung acara, panitia membuka lelang atas noken yang sudah diselesaikan peserta. Pendiri Yayasan Phapeda, Herlina Husain, mengawali penawaran lelang noken pertama kepada Bupati. Hasilnya, Yohanis Manibuy menghargai noken yang telah tergantung di lehernya itu dengan nilai Rp 5 juta.

“Saya beli noken ini lima juta,” kata Bupati Yohanis Manibuy, disambut aplaus peserta dan pengunjung festival.

Penawaran lelang berlanjut ke Wakil Bupati, Kapolres dan Komandan Kodim serta pimpinan OPD. Untuk memudahkan pembayaran, panitia menyiapkan QRIS yang bisa digunakan pemenang lelang.

Noken Favorit

Para pejabat yang hadir dan masyarakat yang mengunjungi festival ini, bukan hanya bisa menikmati prosesi rajut noken dan hasil karya seni ketrampilan tangan yang sudah selesai. Namun panitia mengajak mereka untuk terlibat langsung memilih karya noken favorit.

Panitia membagikan kupon pilihan, yang kemudian diisi dengan nomor peserta festival yang tercantum pada noken masing-masing.

Panitia mengambil enam nomor noken favorit. Bagi noken favorit pilihan pengunjung, panitia memberikan uang kreativitas kepada pengrajutnya.

“Terima kasih kepada 77 perempuan hebat peserta Festival Noken, yang dengan penuh dedikasi telah menunjukkan keterampilan dan karya terbaiknya. Semoga ini menjadi teladan bagi generasi penerus untuk melestarikan budaya di Tanah Papua,” kata Christine Mustamu, Ketua Yayasan Phapeda. JP01

Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here