Syarat Menjadi Anggota PWI Harus Kompeten, 12 Wartawan Lulus UKW Madya

0
215
Wartawan peserta UKW PWI Papua Barat angkatan VII, dinyatakan lulus ujian dan berhak mendapatkan SKW jenjang madya.
Spread the love

MANOKWARI, jurnalpapua.id – Salah satu syarat yang harus dipenuhi anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) adalah memiliki kompetensi di bidang jurnalistik, baik dari soal penulisan berita hingga pemahaman dan penerapan Kode Etik Jurnalistik (KEJ).

Kompetensi yang dibuktikan dengan Sertifikasi Kompetensi Wartawan (SKW) ini, sesuai dengan Peraturan Dewan Pers No. 1 tahun 2010, yang diperbarui dengan Peraturan Dewan Pers No. 4 tahun 2017 tentang Sertifikasi Kompetensi Wartawan.

Sedikitnya ada enam poin yang menjadi alasan wartawan harus memiliki SKM. Pertama, meningkatkan kualitas dan profesionalitas wartawan; Kedua, menjadi acuan sistem evaluasi kinerja wartawan oleh perusahaan; Ketiga, menegakkan kemerdekaan pers berdasarkan kepentingan publik.

Alasan keempat, menjaga harkat dan martabat kewartawanan sebagai profesi penghasil karya intelektual; dan kelima, menghindarkan penyalahgunaan profesi wartawan serta keenam, menempatkan wartawan pada kedudukan strategis dalam industri pers.

“Syarat menjadi anggota PWI memang harus kompeten. UKW ini sebagai ukuran kita untuk bisa mengukur kemampuan wartawan atas kemampuan dan kompetensinya,” kata Bustam, Ketua PWI Papua Barat, saat penutupan UKW Angkatan VII PWI Papua Barat di Hotel Aston Niu Manokwari, Rabu (16/11/2022).

Dalam pelaksanaan UKW yang dibuka khusus kelas madya ini, sebanyak 12 wartawan dari Manowari, Sorong dan Teluk Bintuni dinyatakan lulus ujian dan kompeten. UKW ini terlaksana berkat kolaborasi PWI Papua Barat dan Maluku bersama dengan SKK Migas-KKKS.

Atas nama PWI Papua Barat, Bustam menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada SKK Migas dan KKKS yang telah menjadi mitra strategis dalam mendukung peningkatan kompetensi wartawan untuk menghasilkan karya jurnalistik yang baik dan berkualitas.

Suwardi Thahir, salah seorang penguji dari PWI Pusat menyebut, dengan disandangnya status sebagai wartawan madya, tugas dan tanggungjawab wartawan semakin bertambah berat.

Dengan lulusnya 12 wartawan Papua Barat ke jenjang SKW Madya, praktis menambah jumlah wartawan madya di seluruh Indonesia sebanyak 16.042 orang.

“Saya bangga dengan semangatnya teman-teman di Papua Barat dalam mengikuti UKW ini. Alhamdulillah setelah ujian dua hari ini, semuanya di nyatakan lulus dan kompeten,” kata Suwardi Thahir.  

Dalam kesempatan yang sama, Galih W. Agustiawan, Kepala Departemen Humas SKK Migas Perwakilan Papua dan Maluku berharap kemitraan dengan PWI Papua Barat bisa terus terjalin dengan baik. Kata Galih, kolaborasi itu penting untuk mewujudkan harapan yang positif.

“Syarat bermitra itu ada enam, diantaranya para pihak sama-sama melihat masa depan yang lebih baik, sama-sama memberikan keuntungan dan sama-sama nyaman dengan setiap perubahan. Semoga kemitraan SKK Migas-KKKS dengan sahabat jurnalis ini terus berlanjut,” kata Galih. JP01

Google search engine

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here