BINTUNI, jurnalpapua – Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, berpesan kepada Panitia Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) ke IV tingkat Provinsi Papua Barat, agar menjadi tuan dan nyonya rumah yang baik. Ini merupakan suatu kehormatan dan kepercayaan yang harus dijaga, selama pelaksanaan Pesparawi IV berlangsung.
Pernyataan ini disampaikan Bupati Yohanis Manibuy, sesaat sebelum melepas Kontingen Teluk Bintuni untuk mengikuti Pesparawi IV Papua Barat, di Gedung Sasana Karya Kantor Bupati, Sabtu (4/7/2026).
“Ada satu hal yang ingin saya titipkan kepada seluruh peserta. Karena kita adalah tuan rumah, maka target kita bukan hanya menjadi pemenang di atas panggung. Yang lebih penting adalah menjadi tuan dan nyonya rumah yang baik. Sambut setiap tamu dengan senyum, sapa mereka dengan ramah, bantu ketika mereka membutuhkan, dan tunjukkan bahwa masyarakat Teluk Bintuni adalah masyarakat yang terbuka, santun, dan penuh persaudaraan,” kata Bupati Anisto, sapaan populer Yohanis Manibuy.
Dengan menjadi tuan dan nyonya rumah yang baik, setiap tamu yang datang tidak hanya mengingat penampilan kontingen Teluk Bintuni, tetapi juga mengingat keramahan masyarakatnya. Kata Bupati, biarlah mereka pulang membawa cerita bahwa Teluk Bintuni bukan hanya sukses menyelenggarakan Pesparani, tetapi juga berhasil menyentuh hati setiap orang yang datang.
“Tunjukkan wajah Teluk Bintuni yang ramah. Tampilkan pesona daerah kita melalui sikap, tutur kata, dan pelayanan yang tulus. Karena kesan yang baik sering kali lahir dari hal-hal sederhana. Senyuman yang hangat, sapaan yang bersahabat, dan kepedulian kepada sesama,” ujarnya.
Ditegaskan Bupati, ketika Teluk Bintuni menjadi tuan rumah yang baik, warga Bintuni sedang memperkenalkan jati diri yang sesungguhnya, kemenangan yang nilainya akan dikenang jauh lebih lama daripada sebuah piala.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni dan seluruh masyarakat, Bupati mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang telah dipercaya menjadi duta Kabupaten Teluk Bintuni pada event ini. Kata Bupati, kepercayaan ini adalah sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab.
“Saudara-saudara tidak hanya membawa nama kontingen, tetapi juga membawa nama baik Kabupaten Teluk Bintuni,” tandas Bupati.
Bupati berharap, semua kontingen Teluk Bintuni dapat meraih hasil terbaik. Menjadi juara adalah cita-cita yang baik dan patut diperjuangkan. Karena itu, Bupati minta pasa peserta kontingen Teluk Bintuni menampilkan kemampuan terbaik yang telah dipersiapkan dengan tekun.
“Bernyanyilah dengan penuh keyakinan, disiplin, dan sukacita sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan,” tukasnya. JP01


























