
BINTUNI, jurnalpapua β Ada yang menarik dalam ajang pembukaan Musabaqah Tilawatil Qurβan (MTQ) ke XI tingkat kabupaten di Teluk Bintuni pada Sabtu (4/4/226) malam. Kelompok paduan suara dari GKI Jemaat Via Dolorosa Teluk Bintuni, turut ambil bagian sebagai pengiring prosesi ini.
Sebanyak 45 orang yang menjadi anggota paduan suara GKI Jemaat Via Dolorosa ini, menyanyikan tiga lagu yang menjadi prosesi pembukaan MTQ ke XI. Pertama, paduan suara yang dipimpin Yoan Yepese ini, mengumandankan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Selanjutnya, kelompok paduan suara yang pernah memenangi lomba paduan suara saat perayaan HUT Bintuni ini, menyanyikan mars MTQ, dan yang terakhir, kelompok ini melantunkan hymne mengiringi pengibaran bendera LPTQ.
βKami berterima kasih kepada panitia MTQ, yang telah mengundang kami untuk turut hadir menyemarakkan pembukaan kegiatan MTQ ini. Kami merasa senang bisa memberikan pelayanan, dan juga ini wujud toleransi kami dalam beragama di Kabupaten Teluk Bintuni,β kata Yoan Yepese.
Kelompok paduan suara ini, kata Yoan, membutuhkan waktu berlatih selama satu minggu. Dua lagu yang dibawakan, merupakan lagu bernuansa islami yang harus dipelajari dengan baik. Sedangkan satu lagu kebangsaan, kata Yoan, sudah cukup familiar bagi kelompoknya.
Wakil Bupati Teluk Bintuni, Joko Lingara menyampaikan, kolaborasi antarumat beragama dalam pelaksanaan MTQ ke XI tingkat kabupaten ini, merupakan wujud nyata harmoni beragama yang penuh toleransi di Kabupaten Teluk Bintuni.
βKita tunjukkan kepada masyarakat luas, kita di Teluk Bintuni ini memiliki tradisi agama keluarga. Menjalankan agama sesuai keyakinan dan kepercayaan masing-masing secara damai dan baik. Toleransi ini yang harus terus kita jaga,β kata wabup JL. JP01




















