JAKARTA,jurnalpapua.id — Puluhan ibu rumah tangga dari wilayah Cikampek tampak antusias mengikuti pelatihan tata boga di Bogasari Baking Center, Tanjung Priok, Senin pagi. Mereka bukan sekadar belajar memasak, tetapi sedang mempersiapkan langkah awal menjadi wirausaha kuliner.
Keberangkatan rombongan ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial PT Pupuk Kujang Cikampek yang menggandeng Bogasari, perusahaan yang telah menggeluti hilirisasi produk gandum selama lebih dari setengah abad.
Di hadapan para peserta, Agung Gustiawan, VP Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pupuk Kujang, menyampaikan harapannya agar pelatihan ini menjadi bekal berharga bagi ibu-ibu untuk menciptakan aneka produk kuliner berkualitas.
“Saya harap ibu-ibu semua bisa meningkatkan keterampilan tata boga, menghasilkan aneka produk kuliner yang enak dan digemari masyarakat. Sehingga bisa menjadi bekal penting untuk berwirausaha dengan baik,” ujar Agung saat memimpin langsung pengarahan sebelum pelatihan dimulai.
Pelatihan di Bogasari Baking Center yang berlokasi di kawasan pelabuhan Tanjung Priuk ini dirancang khusus untuk memberikan pengalaman praktik langsung, dari teknik dasar baking hingga inovasi olahan pangan berbasis gandum. Selama satu hari penuh, para peserta didampingi instruktur profesional dan berkesempatan mencoba peralatan baking skala industri.
Langkah kolaborasi ini menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat tidak selalu harus melalui program konvensional. Dengan pendekatan keterampilan terapan seperti tata boga, Pupuk Kujang dan Bogasari ingin menciptakan dampak ekonomi yang nyata di tingkat rumah tangga. Para ibu pulang tidak hanya dengan sertifikat, tetapi juga resep, teknik, dan kepercayaan diri untuk memulai usaha sendiri.

Sebagai strategi pasca-pelatihan, Pupuk Kujang juga telah menyiapkan roadmap pendampingan lanjutan. Perusahaan akan memfasilitasi akses kelembagaan seperti pengurusan izin PIRT hingga sertifikasi halal, agar produk kuliner yang dihasilkan oleh para Mamapreneur Cikampek ini dapat diserap oleh pasar yang lebih luas.
Melalui penguatan kapabilitas ini, Pupuk Kujang terus melangkah maju dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada poin Kesetaraan Gender (Poin 5) serta Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (Poin 8).
Melalui program ini, kata Agung, Pupuk Kujang memperkuat komitmennya terhadap implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya pada pilar pemberdayaan sosial.
Chef Haryanto dari Bogasari Baking Center menyatakan, Bogasari turut bangga dalam kolaborasi dengan Pupuk Kujang ini. Sebab, melalui pelatihan ini, bisa melatih calon wirausahawan yang berkontribusi dalam perekonomian masyarakat. “Semoga kegiatan ini bisa meningkatkan roda perekonomian masyarakat,” kata Haryanto. (JP02)











