
JAKARTA,jurnalpapua.id – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memastikan kesiapan penuh dalam mengamankan arus mudik dan balik Lebaran 2026. Sebanyak 1.624 posko akan difokuskan untuk pengamanan, pusat informasi, serta pengaturan arus lalu lintas bagi para pemudik.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, ribuan posko tersebut akan didirikan di berbagai titik strategis di seluruh wilayah Indonesia. Hal ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik.
“Kami telah menyiapkan total 2.746 posko untuk memberikan pengamanan hingga pelayanan yang maksimal terhadap masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran,” jelas Jenderal Listyo Sigit
Dari jumlah tersebut, Polri merincikan fungsi setiap posko untuk memastikan pelayanan yang komprehensif. Sebanyak 1.624 posko akan dioperasikan dengan fokus utama pada pengamanan dan monitoring arus lalu lintas. Posko-posko ini akan menjadi pusat informasi bagi pemudik dan titik kendali untuk mengurai kepadatan kendaraan di jalur-jalur utama.
Selain posko pengamanan, Polri juga menyiapkan 779 posko pelayanan. Posko ini diperuntukkan sebagai tempat istirahat sementara bagi para pengemudi yang kelelahan. Keberadaan posko ini diharapkan dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh microsleep atau kurangnya konsentrasi saat berkendara.
Sementara itu, untuk memastikan koordinasi lintas instansi berjalan optimal, Polri akan mengaktifkan 343 posko terpadu. Posko terpadu ini akan berfungsi sebagai pusat kendali Operasi Ketupat 2026, yang melibatkan personel gabungan dari TNI, Kementerian Perhubungan, Jasa Raharja, Dinas Perhubungan, serta instansi terkait lainnya.
“Di posko ini, seluruh informasi terkait perkembangan arus mudik, cuaca, dan potensi gangguan keamanan akan dikelola dan dikoordinasikan untuk pengambilan keputusan cepat di lapangan.”tutup Kapolri Jendral Listyo Sigit (JP02)




















