Akomodasi Nyepi dan Mudik, ASDP Percepat Bongkar Muat di Jalur Gilimanuk–Ketapang

0
25
ASDP Kerahkan Layanan Maksimal, Antrean Padat Mengalir menuju Pelabuhan Gilimanuk/ foto dok asdp
Google search engine
Spread the love

BANYUWANGI,jurnalpapua.id – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus berupaya menjaga kelancaran arus kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk, Bali, meski volume antrean dilaporkan mengalami peningkatan signifikan pada periode Angkutan Lebaran 2026. Lonjakan ini dipicu oleh antusiasme warga yang ingin menyeberang lebih awal sebelum penutupan operasional pelabuhan terkait Hari Raya Nyepi yang berlangsung pada 18 hingga 20 Maret 2026.

General Manager ASDP Cabang Ketapang, Arief Eko, menjelaskan bahwa pihaknya tengah bekerja sama dengan pemangku kepentingan terkait untuk menerapkan rekayasa lalu lintas. Salah satu langkah taktis yang diambil adalah mengalihkan kendaraan kecil ke area Buffer Zone Kargo guna meminimalkan penumpukan di jalur utama pelabuhan.

“Kami mengarahkan kendaraan ke area penyangga untuk mengurangi beban kepadatan di jalan raya menuju pelabuhan,” ungkap Arief dalam keterangan resminya.

Menghadapi situasi ini, ASDP mengoperasikan 34 unit kapal dengan pola operasi sangat padat. Perusahaan juga memberlakukan skema Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) di dermaga MB2, MB4, LCM, dan Bulusan. Dalam skema ini, sebanyak 24 kapal difokuskan hanya untuk menurunkan penumpang di satu sisi dan langsung kembali berlayar tanpa memuat kendaraan baru. Strategi ini bertujuan untuk mempercepat rotasi kapal dan mengosongkan area parkir pelabuhan dengan lebih efisien.

Berdasarkan data operasional pada H-5 Lebaran (16 Maret 2026), tercatat sebanyak 76.495 penumpang telah menyeberang dari Bali menuju Jawa. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 2,9 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Peningkatan juga terlihat pada sektor kendaraan dengan total 23.025 unit yang melintas dalam sehari, yang didominasi oleh 14.398 sepeda motor dan 6.350 mobil pribadi. Secara akumulatif sejak H-10 hingga H-5, ASDP mencatat sudah ada 309.135 orang dan 97.787 unit kendaraan yang meninggalkan Pulau Dewata melalui jalur laut.(JP02)

Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here