Dukung UMKM Naik Kelas, Bogasari Gelar Eksibisi Kuliner Akbar di Jember

0
87
Google search engine
Spread the love

JEMBER,jurnalpapua.id – PT Indofood Sukses Makmur Tbk Divisi Bogasari resmi menggebrak awal tahun 2026 dengan menggelar pesta kuliner bertajuk Festival Bogasari di Kota Jember. Perhelatan yang menjadi agenda perdana di kota cerutu ini akan dipusatkan di Lapangan Alun-alun Jember selama dua hari, yakni Sabtu dan Minggu (17-18 Januari 2026).

Pihak penyelenggara membidik angka kunjungan yang cukup ambisius, yakni mencapai 15 ribu pengunjung. Untuk memanjakan lidah masyarakat, sebanyak 80 stan UMKM binaan Bogasari dari wilayah Jember dan sekitarnya telah bersiap menyuguhkan produk unggulan mereka.

Pada hari pertama, Sabtu (17/1), festival akan dibuka mulai pukul 14.00 hingga 22.00 WIB. Sementara pada hari kedua, Minggu (18/1), acara dimulai lebih awal sejak pukul 06.00 hingga ditutup pada pukul 21.00 WIB. Sejumlah jenama kuliner populer dipastikan hadir, di antaranya Proll Tape Purnama Jati, Mak Enak, Filla Roti, hingga Kirana Cookies.

Ada kriteria khusus bagi para peserta pameran kali ini. Bogasari menetapkan bahwa UMKM yang mengisi stan minimal telah memiliki 10 orang karyawan, sebagai bukti kemandirian dan skala usaha yang mumpuni.

Salah satu magnet utama dalam festival ini adalah kehadiran Papa Cookies. Unit usaha yang baru saja menyabet gelar juara Bogasari SME Award 2025 ini tercatat telah mengepakkan sayap hingga memiliki 198 gerai di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Jawa hingga Nusa Tenggara Barat. Dalam ajang ini, mereka akan memamerkan menu andalan seperti Chifon Keju dan Lapis Surabaya.

Contoh lain, UKM Proll Tape Purnama Jati asal Jember yang juga merupakan pemenang Bogasari SME Award 2017 dan berdiri tahun 2000 dengan produk utama adalah proll tape. Berawal dari kisah seorang ibu yang ingin menghidupi ekonomi keluarga karena suaminya sakit dan berhenti kerja, malah berhasil menjadi oleh-oleh khas Jember. Selain Proll Tape, UKM Purnama Jati juga memproduksi Brownies Tape, Pia Tape, Dodol Tape dan lain-lain.

“Ini pasti menjadi produk yang akan diincar oleh pengunjung, apalagi mendapatkan diskon potongan harga dari Bogasari. Dan untuk masuk ke lokasi Festival Bogasari gratis karena kegiatan ini memang ditujukan dalam rangka pengembangan ekonomi kreatif daerah, khususnya potensi dan pemberdayaan usaha para UKM yang merupakan pelanggan mayoritas Bogasari. Makanya Bogasari menyiapkan 2.500 kupon potongan belanja senilai Rp 5 ribu untuk setiap pembelian produk UKM di acara Festival Bogasari,” jelas Budi Hartono, Vice President Marketing Bogasari, dalam siaran pers, Jumat (16/1/2026).

Perkembangan usaha makanan berbasis tepung terigu di Kota Jember cukup pesat dan saat ini 432 UKM yang sudah menjadi mitra binaan Bogasari yang tergabung dalam keanggotaan Bogasari Mitra Card (BMC). Adapun 80 UKM yang akan buka stan penjualan di Festival Bogasari Jember, terdiri dari 35 UKM roti dan pastry, 4 UKM mie ayam, 24 jajan pasar, 9 kue kering dan 8 UKM kue lainnya.

“Harga produk makanan UKM dan lainnya relatif murah, mulai dari harga Rp 10 ribu sampai Rp 50 ribu. Dan selain suguhan aneka makanan minuman, juga ada kegiatan senam zumba dengan target peserta 1.000 orang. Belum lagi kompetisi fesyen show dengan bahan daur ulang dari kemasan terigu Bogasasi dan lomba tari tradisional dengan hadiah uang tunai,” lanjut Budi.

Sebenarnya Festival Bogasari di awal tahun 2026 ini digelar di 2 kota, yakni di Metro Lampung pada 10-11 Januari lalu dan Jember pada 17-18 Januari. Target pengunjung Festival Bogasari di masing-masing kota ini adalah 15 ribu orang. Selain akan dihiasi lebih dari 100 jenis makanan berbasis terigu milik para UKM, beberapa unit usaha Grup Indofood juga akan membuka stan untuk melengkapi kebutuhan belasan ribu pengunjung yang akan datang.

Tak hanya pameran produk, Festival Bogasari Jember juga menyajikan hiburan panggung yang semarak. Penyanyi Arlida Putri dijadwalkan tampil menghibur pengunjung, didampingi oleh Sisi Kita Band serta penampilan seni dari Parama Wiedya Dance Studio.

Pendekatan berbasis kearifan lokal ini sebelumnya juga sukses diterapkan di Metro, Lampung, melalui menu Casava Burn Cheesecake dan Choux Filling Durian yang memaksimalkan potensi pisang dan durian daerah setempat.

Vice President Marketing Bogasari menegaskan bahwa festival ini merupakan bukti nyata bahwa tepung terigu mampu menjadi penggerak ekonomi kreatif berbasis bahan lokal. Sebagai bentuk apresiasi kepada warga Jember, penyelenggara telah menyiapkan beragam doorprize mewah, mulai dari satu unit sepeda motor, sepeda listrik, tiga unit Smart TV, hingga berbagai peralatan elektronik lainnya.

Optimisme kesuksesan di Jember ini berkaca pada pencapaian Festival Bogasari di Metro, Lampung, sebelumnya. Di sana, keterlibatan 60 UKM mitra—seperti Jons Boulangerie Patisserie hingga Kebab Obama—berhasil menyedot belasan ribu pengunjung dengan total transaksi mencapai Rp250 juta hanya dalam dua hari.

“Kami sangat terbantu dengan acara seperti ini. Selain menjadi ajang promosi untuk unjuk gigi, festival ini secara langsung mendongkrak omzet penjualan kami,” ujar Agil, pemilik usaha Don’s Ramens, saat berbagi pengalamannya di festival sebelumnya.

Suasana festival dipastikan semakin meriah dengan berbagai lomba unik yang melibatkan pengunjung. Beberapa di antaranya adalah tantangan memindahkan tempe raksasa berukuran satu meter menggunakan sumpit serta lomba estafet tepung menggunakan spatula.

Secara total, akan ada empat sesi baking demo dengan empat resep berbeda selama acara berlangsung. Integrasi antara edukasi bisnis, hiburan musik, dan permainan ketangkasan ini diharapkan mampu menciptakan pengalaman berkesan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi pelaku UMKM di Jawa Timur.(JP02)

Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here