
JAKARTA, jurnalpapua – Bupati Kabupaten Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy memperjuangkan hak Participating Interest (PI) 10 persen dari pengelolaan blok migas Kasuri, yang akan dieksploitasi oleh Genting Oil Kasuri Pte. Ltd (GOKPL) di Distrik Sumuri.
Dalam forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XII DPR RI di Senayan pada Kamis (13/11/2025), Bupati Anisto-sapaan populer Yohanis Manibuy-, menegaskan, hak PI 10 % dari eksploitasi migas oleh GOKPL di Teluk Bintuni, tidak boleh terlewatkan lagi.
“Teluk Bintuni telah kehilangan PI pada Train 3 di masa lalu. Blok Kasuri merupakan momentum baru yang tidak boleh terlewatkan,” kata Bupati Yohanis Manibuy.
Menurutnya, sebagai episentrum energi di Papua Barat, Teluk Bintuni merupakan salah satu penghasil gas terbesar di Indonesia. Di wilayah ini, terdapat dua proyek gas yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN), LNG Tangguh yang dioperasikan BP Berau, dan Blok Kasuri yang dioperasikan GOKPL. LNG Tangguh yang beroperasi sejak tahun 2009, telah mengembangkan proyeknya dengan membangun serta mengoperasikan Train 3 sejak 2023 lalu.
Participating interest atau PI, adalah hak yang wajib ditawarkan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) kepada BUMD. Tujuan penawaran ini adalah memberikan kesempatan kepada daerah untuk berpartisipasi dalam pengelolaan migas di wilayahnya. Selain menerima hak keuntungan 10 persen dari penjualan migas yang dikelola KKKS, BUMD yang telah ditunjuk, berkewajiban menanggung biaya eksplorasi dan produksi migas bersama KKKS sesuai porsinya.
Dari keuntungan 10 persen yang diperoleh BUMD dari partisipasinya di pengelolaan migas, akan disisihkan sebagai Pendapatan Asli daerah (PAD) yang dipisahkan.
Dalam penyampaikan sebelumnya, Bupati Anisto menyebut, sampai saat ini APBD Teluk Bintuni masih sangat bergantung transfer dari Pemerintah Pusat. Konstribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD), hanya kisaran 2,5 sampai 3,5 persen.
Dengan kondisi tersebut, Pemda Teluk Bintuni sangat mendukung percepatan pengelolaan PI 10 persen pada Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Genting Oil Kasuri Wilayah Kerja (WK) Kasuri. PI 10 % di blok migas Kasuri, diyakini akan memberikan konstribusi langsung terhadap kemandirian fiskal daerah. JP01













