
BINTUNI, jurnalpapua – Sebanyak 170 guru dari berbagai sekolah di 20 distrik di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, siap menjadi penebar pembelajaran numerasi kepada anak didik, dengan metode yang asyik dan menyenangkan.
Ratusan guru ini, selama 20 hari telah menerima bekal pembelajaran numerasi dengan metode yang Gampang, Asyik dan Menyenangkan (Gasing), yang diselenggarakan Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora).
Pembelajaran Gasing fase 2 yang dimulai sejak 3 November di SMP Negeri 2 Bintuni ini, secara resmi telah berakhir pada Jumat (21/11/2025). Asisten III Setda Kabupaten Teluk Bintuni, Yohanis R. Manobi, mewakili Bupati Teluk Bintuni, secara resmi menutup pembelajaran tersebut.
“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan numerasi peserta didik melalui pendampingan intensif kepada para guru menggunakan pendekatan metode GASING, yaitu pembelajaran matematika yang gampang, asyik, dan menyenangkan, sehingga diharapkan dapat menciptakan suasana belajar yang lebih menarik, efektif, dan bermakna bagi siswa,” kata Titus Kambunandiwan, Ketua Panitia Gasing fase 2.
Sesuai program Gasing Academy yang bernaung di bawah Yayasan Teknologi Indonesia Jaya, pembelajaran Gasing Fase 2 dikhususnya untuk para guru. Ini berbeda dengan pembelajaran Gasing sebelumnya, yang juga melibatkan para murid SD dan siswa SMP.
Baca juga: Peningkatan Mutu Pendidikan, 97 Siswa 7 Suku Ikuti Pelatihan Numerasi Metode GASING
“Kami sampaikan terima kasih kepada para Kepala Sekolah yang telah memberikan izin dan dukungan bagi guru-guru untuk mengikuti kegiatan. Seluruh guru hebat peserta pelatihan yang telah menunjukkan komitmen dan semangat luar biasa dalam mengikuti kegiatan secara penuh,” tukas Titus.
Ia berharap, degan pelatihan ini, kualitas pembelajaran numerasi di Kabupaten Teluk Bintuni semakin meningkat, dan para guru peserta pelatihan dapat menjadi pelopor penerapan metode Gasing di sekolah masing-masing. JP01




















