Cuan di Jalan Pertobatan

0
192
EKOWISATA - Saupon menjadi pusat pergerakan Kelompok Tani Hutan (KTH) Waifoi dalam mengembangkan dan mengelola ekowisata. Dari awalnya hanya dua unit homestay yang dibangun sebagai fasilitas menginap para tamu pada tahun 2018, kini tempat yang di-branding dengan nama Saupon Mangrove Homestay telah memiliki liga unit homestay. PT Pertamina Kilang Internasional RU VII Kasim sebagai mitra BBKSDA Papua Barat, turut andil mengembangkan ekowisata Saupon dan melakukan pembaruan citra dengan label Saupon Adventure Village.
Google search engine
Spread the love

SEBELUM tahun 2018, memburu satwa endemik dan penebangan pohon secara berlebihan menjadi aktivitas penduduk Kampung Waifoi, Distrik Tiplol Mayalibit, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya. Berburu adalah cara mereka mendapatkan uang untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Dalam catatan BBKDA, transaksi perdagangan satwa endemik Papua di Teluk Mayalibit ini, cukup masif. Sentuhan emosi akan pentingnya menjaga konservasi alam demi generasi yang akan datang, telah menyadarkan mereka. Dengan membentuk Kelompok Tani Hutan (KTH) yang dipelopori BBKSDA Papua Barat dan NGO Fauna & Flora, penduduk Waifoi menjadi garda terdepan penjaga keanekaragaman hayati di penyangga kawasan Cagar Alam Waigeo Timur, tanpa harus kehilangan cuan. Dampak ekonomi dari aktivitas ini, tercatat sebesar Rp 135 juta/tahun, dan Rp 150 juta/tahun dari hasil budidaya teripang yang dikembangkan. PT Pertamina Kilang Internasional RU VII Kasim turut andil dalam pengembangan ekowisata Saupon ini. Foto-foto : Tantowi Djauhari/JP

KESENIAN TRADISONAL – Penampilan kelompok seni Seruling Tambur penduduk Kampung Waifoir, menjadi atraksi wajib yang disuguhkan KTH Waifoi dalam menyambut setiap tamu yang datang di Saupon Adventure Village. Atraksi ini sekaligus upaya menjaga kearifan lokal tradisi seni masyarakat lokal, agar tidak punah tergerus teknologi modern. Foto diambil pada Sabtu, 4 Oktober 2025.
EDUKASI DINI – Anak-anak di Kampung Waifoi, Distrik Tiplol Mayalibit, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, berdiri di gapura Selamat Datang di Saupon Adventure Village, Sabtu, 4 Oktober 2025. Dengan pakaian adat Suku Maya, mereka ikut dilibatkan dalam setiap prosesi adat menyambut para tamu yang datang di Saupon. Pelibatan anak-anak ini, sebagai pendidikan dini dalam menyadarkan generasi masa depan akan pentingnya menjaga kelestarian alam.
KUNJUNGAN WISATA – Bambang Imawan, official CSR PT Kilang Pertamina Internasional RU VII Kasim, menunjukkan dokumentasi tamu yang berkunjung ke Saupon, Sabtu, 4 Oktober 2025. Sejak dikembangkan sebagai tujuan wisata alternatif, Saupon Adventure Village banyak menarik kunjungan wisata, baik tamu lokal maupun turis asing. Dengan durasi kunjungan rata-rata tiga hari dua malam, KTH Waifoi menerima uang jasa yang dikumpulkan dan dibagi secara proporsional kepada kelompok.
KEANEKARAGAMAN HAYATI – Zakarias Gaman, Ketua KTH Waifoi menunjukkan foto dokumentasi burung cenderawasih merah (Paradisaea rubra), Sabtu, 4 Oktober 2025. Satwa endemik Papua ini menjadi salah satu atraksi unggulan yang banyak menarik minta turis asing di Saupon Adventure Village. Dari patroli yang dilakukan KTH Waifoi, teridentifikasi sebanyak 147 jenis tumbuhan, 2 jenis mamalia, 19 amfibi, 13 reptil dan 58 anggrek yang menjadi potensi wisata keanekaragaman hayati di sekitar Kampung Waifoi.
TRADISIONAL – Yopi Gaman, seorang pemandu lokal di Saupon Adventure Village, menunjukkan atraksi Tokok Sagu di Dusun Sagu Kampung Waifoi, Sabtu, 4 Oktober 2025. Rangkaian proses tradisional penduduk Kampung Waifoi mendapatkan sari tepung sagu sebagai bahan pokok makanan, menjadi salah satu atraksi yang ditawarkan di Saupon. Dari setiap kunjungan tamu, Yopi menerima uang jasa Rp 300.000.
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here