
BINTUNI, jurnalpapua – PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Teluk Bintuni berupaya meningkatkan performa dan mutu pelayanan listrik terhadap pelanggannya, dengan membangun jaringan baru bernama express feeder.
Express feeder adalah sebuah saluran yang dioperasikan tanpa beban. Fungsinya sebagai cadangan ketika terjadi gangguan pada saluran kerja dan juga untuk meminimalkan turunnya tegangan pada sistem distribusi
Diantara kegiatan dari proyek express feeder adalah pembangunan Gargu Hubung (GH) di SP 1, penanaman ratusan tiang listrik dan penarikan kabel udara ke penyulang perkantoran bupati, penyulang SP 5 dan penyulang pelanggan di kawasan kota.
Team Leader Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan (K3L) PLN ULP Bintuni, Andar Manurung menjelaskan, pemasangan jaringan express feeder ini telah mulai sejak Jumat, 25 Juli 2025 lalu. Ratusan tiang listrik dari Manokwari telah didatangkan ke Bintuni secara bertahap.
Dengan adanya jaringan express feeder ini, nantinya energi listrik dari PLTD Kampung Lama, akan dialirkan ke Gardu Hubung untuk memecah distribusi ke penyulang perkantoran Bupati, SP 5 dan penyulang kawasan kota. Sistem gardu distribusi terhubung secara seri dan memiliki saklar pemisah dan beban.
“Dengan jaringan express feeder ini, pelanggan di kawasan kantor Bupati tidak akan terganggu pemadaman listrik, ketika kami sedang ada perbaikan gangguan di SP 5 atau di kota. Begitu juga sebaliknya. Karena setiap penyulang, sudah memiliki saklar yang berbeda,” kata Andar.
Dikatakan, selama ini jaringan listrik ke arah SP menggunakan jaringan sistem radial, dimana energi listrik dari Gardu Induk, langsung terhubung ke beban dengan satu jalur transmisi.
Jaringan sistem radial lebih sederhana dan mudal diimplementasikan, namun rentan terhadap gangguan. Jika terjadi gangguan pada jalur transmisi, maka seluruh beban akan terputus.
Disampaikan Andar, untuk tahap awal, PLN akan memasang 113 tiang listrik untuk jaringan ezpress feeder. Tiang-tiang ini akan dipasang sejajar berseberangan dengan tiang sebelumnya, mulai dari komplek Terpadu sampai di Kantor KPU Tisai.
“Kita dropping tiang 113 ret tahap pertama. Masih ada beberapa ret lagi untuk pemasangan sampai selesai,” tukas Andar. JP01




















