Wow..! Gaji Pengajar P2TIM Petrotekno Bintuni Rp 172 juta/Bulan, Security Rp 12,5 juta

0
482
Seorang siswa P2TIM angkatan XI, menerima sertipikat keahlian dari manajemen Petrotekno. Gaji pengajar di P2TIM terungkap ratusan juta.
Spread the love

BINTUNI, jurnalpapua.id – Pusat Pelatihan Teknik Industri dan Migas (P2TIM) yang dibangun Pemda Kabupaten Teluk Bintuni dan di swakelola oleh Petrotekno, setiap tahun mendapat alokasi anggaran lebih dari 70 miliar.

Anggaran besar yang masuk Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) ini, selalu habis terserap tanpa meninggalkan sisa.

Dari dokumen Kerangka Acuan Kerja (KAK) P2TIM yang disusun manajemen Petrotekno, komponen yang paling tinggi menyerap duit APBD Teluk Bintuni ini adalah gaji tenaga pengajar (instruktur). Lima dari tujuh pengajar utama di Petrotekno, masing-masing mendapat alokasi gaji sebesar Rp 172 juta lebih per bulan.

Baca juga: Habiskan Puluhan Miliar APBD, Lulusan Petrotekno Tak Penuhi Standar Kualifikasi Industri Migas

Para pengajar bergaji jumbo ini adalah instruktur HSE, Scaffolding, Piping & Mekanikal, Pengelasan dan instruktur Rigger.

Rincian dari total alokasi gaji per bulan ini meliputi Gaji Pokok sebesar Rp 2.250.000, Tunjangan Fungsional Rp 1.687.500, Tunjangan Wilayah Rp 1,6 juta serta Tunjangan Pajak Rp 225.000.

Semua tunjangan ini dihitung per hari, sehingga total gaji harian yang dialokasikan untuk lima instruktur P2TIM ini adalah Rp 5,7 juta/hari.

Baca juga: Biaya Pelatihannya Puluhan Miliar, Alumni P2TIM Petrotekno Kerja Bangun Parit di Proyek LNG Tangguh

Sementara untuk dua pengajar utama dengan materi Bahasa Inggris, Matematika dan Bahasa Fisika, masing mendapatkan alokasi gaji sebesar Rp 106 juta dan Rp 109 juta.

Nilai ini berdasarkan alokasi gaji harian mereka sebesar Rp 3,5 juta dan 3,6 juta. Dalam satu bulan, alokasi gaji untuk tujuh pengajar utama ini jumlahnya sebesar Rp 1 miliar lebih. 

Baca juga : Satu Tahun Anggaran Petrotekno, Bisa Cetak 400 Anak Bintuni jadi Sarjana S-1

Yang tak kalah menggiurkan adalah alokasi gaji untuk karyawan non skill, seperti tenaga kebersihan, sopir atau security. Dalam dokumen KAK, tenaga kebersihan kantor (office boy) di P2TIM Petrotekno dibayar Rp 5 juta per bulan. Sedangkan untuk sopir dan security, masing-masing mendapat alokasi Rp 8,1 juta dan Rp 12,5 juta.

David Cristianto Kusuma, Manager Training Petrotekno Teluk Bintuni belum memberikan penjelasan saat dikonfirmasi media ini terkait tingginya komponen standar biaya yang berlaku di P2TIM. Namun dalam kesempatan sebelumnya, David mengaku tidak tahu dasar penghitungan biaya tersebut.

“Ini coba ditanyakan ke Disperindagkop Pak.. Saya tidak tahu hitungannya.. untuk operasional bisa ke saya,” kata David, melalui percakapan WA. JP01

Google search engine

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here