
BINTUNI, jurnalpapua – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfo Statistik) Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, membagikan paket lengkap perangkat Starlink dan solar panel, ke sekolah dan puskesmas yang ada di daerah pedalaman Moskona, Kamis (20/8/2026).
Pembagian perangkat ini, merupakan wujud kolaborasi antarinstansi di lingkungan Pemda Teluk Bintuni, dalam mewujudkan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Yohanis Manibuy – Joko Lingara. Langkah ini sekaligus untuk pemenuhan hak para siswa yang ada di pedalaman, mendapatkan metode pembelajaran yang sama dengan siswa yang ada di perkotaan.
Selama dua hari, Dinas Kominfo menyisir sekolah dan puskesmas yang belum dilengkapi perangkat akses jaringan internet di dataran Moskona. Hari pertama, Rabu (19/8/2026), rombongan Diskominfo yang dipimpin Kabid APTIKA, Pandu Agung Dwi Kuncoro, menuju SD, SMP Satu Atap dan SMA Negeri Meyerga, Distrik Moskona Barat.
Di tiga sekolah yang ada di daerah perbatasan Kabupaten Teluk Bintuni dengan Kabupaten Sorong Selatan ini, Diskominfo memasang Starlink lengkap dengan panel surya sebagai sumber energi kelistrikan.
Sepianus Rumbino, Kepala SMP Satu Atap Meyerga menyampaikan, sebagai sekolah yang ada di pinggiran wilayah Teluk Bintuni, pemasangan Starlink dan solar cell ini mempermudah proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) anak didiknya, yang saat ini sudah mulai berbasis digital.
Jumlah siswa yang ada di SMP Satu Atap Meyerga, saat ini sebanyak 32 anak, mulai kelas 7 sampai Sembilan.
“Terima kasih kepada Bapak Bupati dan Bapak Wakil, melalui Dinas Kominfo telah memperhatikan kami dengan memberikan bantuan starlink dan solar cell,” kata Sepianus Rumbino.
Semakin mudahnya proses pembelajaran dengan adanya akses jaringan internet yang memadai, juga diungkapkan Esau George Rumbiak. Dengan adanya bantuan Starlink dari Kominfo, bukan hanya mempermudah para siswa mendapatkan metode pembelajaran berbasis online, tetapi juga mempermudah para guru dalam melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar.
“Dengan bantuan Starlink ini, mewakili semua yang ada di sekolah, baik guru-guru, siswa dan juga orangtua siswa, saya sampaikan banyak terima kasih. Karena dengan bantuan seperti ini, mempermudah kita, bukan hanya siswa, tetapi juga para guru dalam komunikasi dan koordinasi dengan Dinas Pendidikan yang ada di kota,” kata Esau.
Dari wilayah Moskona Barat, rombongan Diskominfo bergeser ke Distrik Moskona Selatan. Lokasi pertama yang dituju adalah SD Negeri Orosomna di Kampung Barma Barat. Seperti halnya di Moskona Barat, perangkat yang dipasang di sekolah ini juga paket komplit, yakni satu unit Starlink dan dua panel surya sebagai sumber energi listriknya.
“Kami paling senang dan berterima kasih, karena bisa mendapatkan jaringan akses internet untuk komunikasi dengan dinas yang ada di kota,” kata Imayani Rettob, Kepala SD Orosomna.
Masih di wilayah Distrik Moskona Selatan, Dinas Kominfo juga melengkapi sarana akses internet di SD Inpres Mayenda. Para siswa dan guru yang kebetulan sedang melangsungkan KBM, menyambut antusias kehadiran rombongan Dinas Kominfo.
Menurut Dory Saplakua, salah seorang guru di SD Inpres Mayenda, kehadiran starlink yang dilengkapi panel surya sebagai sumber kelistrikan, menjadikan peralatan KBM di sekolah tersebut berfungsi dengan baik.
“Dipasangnya Starlink ini sangatlah bermanfaat bagi kami para guru dan murid. Karena dengan adanya jaringan internet, kami bisa menggunakan peralatan yang ada sekarang,” kata Dory Saplakua, sambil menunjuk satu unit Smart TV ukuran jumbo di ruang kelas 1.
Selain di SD Negeri Mayenda, di Moskona Selatan Dinas Kominfo juga memasangan perangkat serupa di SMP Negeri Jagiro.

Pandu Agung Dwi Kuncoro, Kabid APTIKA Dinas Kominfo, Persandian dan Statistik Teluk Bintuni menjelaskan, pemasangan piranti Starlink yang dilengkapi panel surya ke sekolah dan puskesmas ini, merupakan upaya Dinas Kominfo dalam mewujudkan program Bupati dan Wakil Bupati untuk peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan.
Tahun ini, kata Pandu, ada sekitar 50 unit paket lengkap Starlink yang disiapkan untuk memenuhi kebutuhan akses jaringan internet di sekolah dan puskesmas. Dengan terbatasnya jumlah perangkat yang dibagikan, Diskominfo memprioritaskan sekolah dan puskesmas yang ada di pesisir dan pegunungan, yang memang sama sekali belum memiliki perangkat akses jaringan internet.
“Minggu lalu kami sudah pasang 9 unit, dan saat ini, kami pasang lagi 8 unit di wilayah Moskona. Memang masih banyak sekolah dan puskesmas yang belum memiliki peralatan untuk akses internet. Untuk memudahkan distribusi dan pemasangan, kami sangat membutuhkan data dari dinas terkait, dimana saja sekolah dan puskesmas yang perlu dipasang peralatan ini,” kata Pandu.
Selain di Moskona Barat dan Moskona Selatan, dalam kesempatan tersebut Dinas Kominfo juga memasangan peralatan yang sama di Puskesmas Pembantu (Pustu) Kampung Barma dan SMA Negeri Meyadi di Distrik Meyado.
“Untuk di tempat pelayanan kesehatan, kami utamakan pemasangan di Puskesmas atau Pustu yang ada di pedalaman, agar komunikasi dan koordinasi terkait pelayanan medis terhadap masyarakat ini bisa berlangsung cepat,” kata Pandu. JP01




























