HALMAHERA,jurnalpapua.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat dua kejadian bencana baru di Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, pada akhir Januari 2026. Kejadian tersebut dipicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang melanda wilayah tersebut.
Berdasarkan pemantauan Pusat Pengendalian Operasi BNPB per 1 Februari 2026, banjir menerjang Desa Soagimalaha, Kecamatan Kota Maba, sejak Sabtu (31/1) sore.
“Akibatnya, sebanyak 35 rumah warga, dua kios, satu tempat ibadah, dan satu areal pemakaman umum terendam air. Hingga Sabtu malam, genangan banjir masih dilaporkan berada di lokasi.”terang Muhari dalam keterangan resmi Minggu (1/2/2026)
Dirinya menambahkan,di hari yang sama, bencana abrasi pantai terjadi di Desa Puao, Kecamatan Wasile Tengah. Hujan lebat menyebabkan kerusakan pada struktur penahan ombak sepanjang 200 meter.
“Peristiwa ini berdampak pada 16 rumah warga dan menghanyutkan empat perahu milik nelayan setempat. Kondisi angin kencang dan proses abrasi disebutkan masih berlangsung.”imbuhnya.
BNPB melalui Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan, mengimbau masyarakat, khususnya di bantaran sungai, untuk meningkatkan kewaspadaan.
“Imbauan itu mencakup pemantauan tinggi muka air, kesiapan melakukan evakuasi mandiri jika hujan berkepanjangan, serta memperbarui informasi cuaca dari sumber resmi.”katanya mengingatkan.(JP02)


















