DENPASAR,jurnalpapua.id – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) resmi mengakhiri rangkaian program “Bunda Pintar” tahun 2025 dengan menggelar pelatihan literasi digital di Kelurahan Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, Bali. Berkolaborasi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), kegiatan ini mengusung tema “Cakap Digital Peran Bunda Ideal.”
Agenda yang berlangsung selama tiga jam ini merupakan puncak dari rangkaian workshop nasional yang telah berjalan sepanjang tahun. Pemilihan Bali sebagai lokasi penutupan didasari atas pertimbangan strategis untuk menyentuh komunitas perempuan di wilayah yang memiliki tatanan sosial-budaya kuat, di mana sosok ibu memegang peranan vital dalam kerukunan keluarga.
Dalam pelaksanaannya, XLSMART dan KemenPPPA turut menggandeng Ruang Bersama Indonesia (RBI) sebagai mitra kolaboratif. Inisiatif ini merupakan bagian dari pilar Women Empowerment yang bernaung di bawah payung CSR Tri Karsa XLSMART, melengkapi komitmen perusahaan di bidang pendidikan dan filantropi.
Asisten Deputi Pengarusutamaan Gender Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan serta Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Daerah Wilayah III Kementerian PPPA, Dewa Ayu Laksmiadi Janapriati menyampaikan “Ruang Bersama Indonesia (RBI) menjadi fondasi penting dalam penguatan literasi digital perempuan dan perlindungan anak.
“RBI kami rancang sebagai ruang yang aman, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan perempuan dan anak, termasuk dalam menghadapi tantangan di ruang digital. Melalui pelaksanaan Program Bunda Pintar, kami mendorong para ibu tidak hanya meningkatkan kapasitas literasi digital, tetapi juga berperan aktif sebagai penggerak dan agen perubahan di komunitasnya,” ujarnya.
Laksmi menambahkan, kolaborasi Kemen PPPA dengan XLSMART melalui Program Bunda Pintar merupakan contoh nyata sinergi pemerintah dan swasta dalam menghadirkan program yang terukur, aplikatif, dan sesuai dengan kebutuhan ibu-ibu.
“Melalui pendekatan ini, kami berharap peserta tidak hanya menjadi pengguna teknologi yang cakap, tetapi juga mampu menularkan praktik digital yang aman dan positif di lingkungannya,” jelasnya.
Pelatihan “Cakap Digital Peran Bunda Ideal” di Denpasar Timur dirancang untuk membekali para peserta dengan keterampilan literasi digital yang relevan dengan keseharian. Materi pelatihan mencakup pengenalan risiko di ruang digital, cara menyaring informasi dan hoaks, perlindungan data pribadi, pengelolaan penggunaan gawai pada anak, hingga pemanfaatan platform digital untuk mendukung aktivitas produktif dan peluang pengembangan ekonomi keluarga, termasuk usaha rumahan dan produk lokal yang banyak dijalankan oleh perempuan Bali.
Group Head East Region XLSMART, Dodik Ariyanto, menegaskan bahwa para ibu memiliki peran strategis dalam membentuk kebiasaan digital di lingkungan keluarga. Perempuan, terutama para bunda, merupakan pengambil keputusan sehari-hari di rumah sekaligus rujukan pertama bagi anak ketika berhadapan dengan gawai dan internet.
“Melalui Bunda Pintar, kami ingin memastikan para ibu memiliki bekal literasi digital yang cukup agar mampu mendampingi anak, menjaga keamanan keluarga di ruang digital, serta memanfaatkan teknologi secara positif dan produktif,” ungkapnya melalui keterangan tertulis, Selasa (13/1/2026).
Dodik menambahkan, kolaborasi dengan KemenPPPA melalui jaringan Ruang Bersama Indonesia membuat pelaksanaan program Bunda Pintar lebih tepat sasaran, karena terintegrasi dengan aktivitas komunitas perempuan dan keluarga di tingkat desa dan kelurahan.
“Dengan dukungan akses dan edukasi digital, kualitas pemanfaatan teknologi di komunitas diharapkan meningkat secara berkelanjutan.”pungkasnya.
Kegiatan ini juga sebagai penutup rangkaian program Bunda Pintar XLSMART sepanjang tahun 2025 yang telah dilaksanakan di 16 kota/kabupaten di seluruh Indonesia dan menjangkau 1435 penerima manfaat yg sebagian besar adalah ibu-ibu di daerah rural (pedesaan). (JP02)











