Naik KM Sabuk Nusantara 42, Kafilah Teluk Bintuni Siap Jemput Juara MTQ ke XI di Kaimana

0
3
Wakil Bupati Teluk Bintuni, Joko Lingara, yang juga Ketua LPTQ, mengantar kafilah Teluk Bintuni untuk mengikuti MTQ ke XI Tingkat Provinsi Papua Barat di Kabupaten Kaimana.
Google search engine
Spread the love

BINTUNI, jurnalpapua – Sebanyak 70 an orang yang menjadi kafilah Kabupaten Teluk Bintuni dalam gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XI Tingkat Provinsi Papua Barat diselenggarakan di Kabupaten Kaimana, resmi diberangkatkan pada Jumat (26/6/2026).

Dilepas langsung oleh Ketua LPTQ yang juga Wakil Bupati Teluk Bintuni, Joko Lingara, para peserta, pendamping dan official ini menuju Kota Senja Kaimana menggunaan KM Sabuk Nusantara 42.

Sebagai tamu yang datang di rumah orang, Wakil Bupati Joko Lingara berpesan agar seluruh kafilah menjaga nama baik Kabupaten Teluk Bintuni.

“Seluruh kafilah yang berangkat ini adalah keluarga besar Teluk Bintuni. Selama di sana (Kaimana), tolong jaga kekompakan. Baku jaga, baku bantu. Jaga nama baik Teluk Bintuni.Kita berangkat dengan selamat, pulang juga harus selamat, dengan membawa piala juara,” kata Wabup JL, sesaat sebelum pemberangkatan kafilah.

Wabup JL menyempatkan naik kapal, memeriksa tempat tidur para kafilah di setiap ruangan kapal.  

Rangkaian kegiatan ini, berlangsung mulai 29 Juni hingga 4 Juli 2026, dengan puncak acara pada 30 Juni hingga 4 Juli 2026.

Para peserta yang akan mengikuti 15 cabang perlombaan ini, masing-masing didampingi oleh satu orang, sehingga jumlah total peserta, pendamping plus official sebanyak 30 orang.  

Eko Oetomo, juru bicara KM Sabuk Nusantara 42 mendampingi kapten kapal Tommy Rasyid menjelaskan, perjalanan KM Sabuk Nusantara dari Teluk Bintuni ke Kaimana ini merupakan rute khusus diluar jadwal reguler.

Jika biasanya dari Teluk Bintuni rute kapal ini akan singgah di sejumlah pelabuhan sebelum tiba di Kaimana, untuk kali ini, rute Sabuk Nusantara 42 akan langsung menuju ke Kaimana.

“Kalau perjalanan regular, biasanya tiga hari baru tiba di Kaimana. Tapi karena ini langsung, perkiraan hanya 41 jam sudah tiba di Kaimana,” kata Eko.

Meski rute khusus ini untuk menjawab surat permohonan dari Pemda Teluk Bintuni terkait kebutuhan armada transportasi kafilah MTQ ke Kaimana, namun manajemen PT Pelni tetap membuka ruang untuk penumpang umum bisa naik dengan tujuan yang sama.

“Jadi ini bukan carter. Penumpang tetap kita buka untuk umum, hanya saja rutenya yang berbeda dari jadwal regular,” tandas Eko Oetomo. JP01

Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here