Menko Zulhas Sebut Penurunan Harga Pupuk Subsidi 20 Persen Sebagai Langkah Bersejarah

0
87
Google search engine
Spread the love

JAKARTA,jurnalpapua.id – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, memberikan apresiasi tinggi terhadap inovasi yang dilakukan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC). Kolaborasi tersebut berhasil merombak tata kelola pupuk bersubsidi hingga memicu penurunan harga sebesar 20 persen tanpa memerlukan tambahan dana dari kas negara.

“Ini adalah capaian yang luar biasa. Berkat inisiatif Mentan dan jajaran direksi Pupuk Indonesia, harga bisa ditekan hingga 20 persen meskipun nilai subsidi tetap,” ujar sosok yang akrab disapa Zulhas tersebut usai memimpin Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Pangan di Jakarta, Senin (12/1/2026).

Zulhas memaparkan bahwa penurunan harga ini tidak memberikan beban baru bagi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menurutnya, kunci keberhasilan ini terletak pada pembenahan sistem distribusi dan regulasi yang kini jauh lebih ramping, transparan, serta dipastikan sampai ke tangan petani yang berhak.

Sebagai ilustrasi nyata, harga pupuk urea subsidi untuk kemasan 50 kilogram yang mulanya dibanderol Rp112.500, kini bisa ditebus petani dengan harga berkisar Rp90.000. Kebijakan penurunan harga ini berlaku secara menyeluruh untuk semua varian pupuk bersubsidi di tanah air.

Langkah ini mencatatkan sejarah baru dalam program subsidi nasional. Pemerintah secara resmi telah memangkas Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar 20 persen sejak 22 Oktober 2025. Kebijakan ini diperkuat melalui Keputusan Menteri Pertanian Nomor 1117 Tahun 2025, yang merupakan revisi atas aturan alokasi dan harga pupuk subsidi untuk tahun anggaran 2025.(JP02)

Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here