25 Perwakilan Daerah Pilih Wagiman SE Sebagai Ketua Pakuwojo Teluk Bintuni

0
2
Pelaksanaan Musda I Pakuwojo Teluk Bintuni, Sabtu (27/6/2026), yang melibatkan 35 pilar yang merupakan representasi perwakilan masyarakat dari daerah di pulau jawa.
Google search engine
Spread the love

BINTUNI, jurnalpapua –  Rembug wargo atau Musyawarah Daerah (Musda) 1 Lanjutan Paguyuban Keluarga Wong Jowo (Pakuwojo) Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, telah berlangsung pada Sabtu (27/6/2026) di Pendopo Awarepi. Hasilnya, Wagiman SE, terpilih sebagai ketua yang baru, menggantikan Syamsul Huda.

Proses terpilihnya Wagiman yang juga sebagai anggota DPrk Teluk Bintuni ini, berlangsung cukup demokratis. Dari tiga nama yang direkomendasikan sebagai calon ketua, sebanyak 25 perwakilan daerah dari Jawa Timur, Jawa Tengah dan Yogyakarta, memberikan rekomendasi kepada Wagiman sebagai calon ketua. Sedangkan Tantowi dan Iskandar Muda, masing-masing hanya mengantongi satu rekomendasi.

“Dengan komposisi rekomendasi seperti ini, kami tawarkan, apakah akan dilanjut dengan proses pemilihan, atau secara aklamasi kita tetapkan ketua terpilihnya,” kata Fajar Kukuh, pimpinan presidium sidang pleno Musda 1 Lanjutan Pakuwojo, kepada peserta sidang.

Ketua Panitia Rembug Wargo atau Musda 1 Lanjutan Pakuwojo Teluk Bintuni, Tantowi Djauhari, dalam sesi konferensi pers usai pelaksanaan kegiatan menyampaikan, Musda I Lanjutan Pakuwojo ini melibatkan 35 pilar Pakuwojo.

Musda ini disebut lanjutan, karena pada tahun sebelumnya, sempat dibentuk kepanitian untuk melaksanakan Musda, namun tidak terlaksana.

Pilar Pakuwojo merupakan kerukunan keluarga masyarakat Jawa di Teluk Bintuni, yang berasal dari pulau jawa, khususnya Jawa Timur, Jawa Barat dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Selain itu, organisasi sayap Pakuwojo, seperti majelis ta’lim, jamaah Yasin, jamaah Sholawat, Pemuda Pakuwojo, Paguyuban Keluarga Sunda (Pasundan) dan Ikatan Keluarga Madura (Ikama), juga bergabung sebagai pilar.

Dari setiap pilar, mendapatkan hak pilih untuk menentukan ketua, sebanyak 3 suara. Sesuai dengan AD/ART Pakuwojo, dalam proses pemilihan ketua, masing-masing pilar menyampaikan nama-nama yang direkomendasikan sebagai calon ketua. Dari nama yang direkomendasikan itu, kemudian dilanjut dengan proses pemilihan.

Dari 35 pilar yang merupakan perkumpulan keluarga masyarakat jawa di Teluk Bintuni, 27 pilar yang menggunakan hak pilihnya. Sisanya, 8 pilar memilih abstain. Dengan komposisi ini, proses pemilihan sudah memenuhi kuorum.

“Perwakilan pilar yang hadir, merupakan utusan dari perkumpulan keluarga dari masing-masing daerah di Jawa. Jadi saya pikir, posisi mereka cukup representatif sebagai konsituen Pakuwojo,” kata Tantowi. JP03

Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here