Dampak Ekonomi Rangkaian Hari Jadi Teluk Bintuni ke 22 Mencapai Rp 10 Miliar

0
219
Stan pameran informasi pembangunan dan produk UMKM di arena puncak perayaan HUT ke 22 Kabupaten Teluk Bintuni, di Gelanggang Argosigemerai SP 5.
Google search engine
Spread the love

BINTUNI, jurnalpapua – Puncak perayaan yang menjadi rangkaian Hari Jadi ke 22 Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, telah usai pada Kamis (12/6/2026) dini hari, di Gelanggang Argosigemerai SP 5.

Diantara rangkaian kegiatan menyemarakkan hari ulang tahun ini, pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni menggelar expo berupa pameran informasi pembangunan daerah oleh OPD serta produk UMKM.

Kegiatan expo di Gelanggang Argosigemerai ini, berlangsung selama 3 hari, dimulai sejak 9 Juni 2025.

Bupati Kabupaten Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy menyebut, tidak kurang dari angka Rp 10 miliar uang yang berputar selama rangkaian perayaan HUT 22 Teluk Bintuni, hingga selesainya puncak acara.

“Perputaran uang selama perayaan ulang tahun hingga puncak acara hari ini, kurang lebih Rp 10 miliar,” kata Bupati Yohanis Manibuy.

Pernyataan ini didasari pada data survei yang dilakukan Bank Papua Cabang Teluk Bintuni. Melalui suratnya bernomor 05/124/BNT/2025 yang disampaikan kepada Panitia HUT ke 22 Kabupaten Teluk Bintuni, Pemimpin Cabang Bank Papua Teluk Bintuni, Tedy Muslim, menyebut, kegiatan expo yang berlangsung selama tiga hari di Gelanggang Argosigemerai, pengunjung yang datang setiap harinya tidak kurang dari 2000 orang.

“Ini yang membuat omset penjualan meningkat tajam,” kata Tedy.

Dampak ekonomi in ibukan hanya dirasakan peserta expo, tapi juga pelaku usaha yang ada di sekitar pusat perayaan ulang tahun.

Dari kuisioner yang dibagikan Bank Papua dilakukan terhadap pengunjung expo dan pemantauan di lokasi expo, dalam sekali kunjungan masyarakat mengeluarkan uang sebesar Rp 500 ribu sampai dengan Rp 1 juta.

Sementara para pelaku usaha, omset penjualan yang diperoleh berada di kisaran Rp 5 juta hingga 10 juta.

Tingginya transaksi yang cukup signifikan ini juga terekam dari mesin ATM Bank Papua yang ada di Kantor Samsat. Dana yang keluar dari ATM tersebut selama berlangsungnya expo, menyentuh angka Rp 1,5 miliar.

“Dapat disimpulkan, kegiatan expo juga turut meningkatkan omset pelaku para usaha,” tukas Tedy.

Bupati Yohanis Manibuy cukup bangga, atas dampak positif yang dirasakan para pelaku UMKM atas rangkaian kegiatan hari jadi Teluk Bintuni. Bupati bilang, tahun depan kegiatan akan dikemas lebih meriah lagi, agar perputaran ekonomi masyarakat lebih baik.

“Segala kekurangan yang ada saat ini, akan menjadi bahan evaluasi ke depan untuk dibenahi agar lebih baik lagi,” kata Bupati. JP01

Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here