
BINTUNI, jurnalpapua – Menyemarakkan momen Idul Adha 1446 Hijriyah, Bupati Kabupaten Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, menyembelih dua ekor sapi di kediaman pribadinya di Kampung Lama, Distrik Bintuni Timur pada Jumat (6/6/2025) pagi.
Setelah dipotong-potong, daging sapi ini dibagikan kepada para tetangga dan kerabat yang ada di komplek Kampung Lama.
Secara gotong royong, para tetangga Bupati yang tinggal di Kampung Lama, berkumpul di dapur umum kediaman Bupati, untuk bersama-sama memotong, menimbang dan membagikan daging.
Dua ekor sapi yang dipotong ini, diluar dari 61 ekor sapi yang dibagikan Bupati ke pengurus masjid yang tersebar di 16 distrik.
Sebelumnya, Bupati Yohanis Manibuy didampingi sejumlah pejabat daerah, menyerahkan 61 ekor sapi qurban kepada pengurus masjid.
Selain sapi yang menggunakan anggaran APBD Teluk Bintuni 2025, Bupati juga menyerahkan sapi qurban bantuan dari Presiden Prabowo Subianto seberat lebih dari 1 ton 33 kg, dan dua ekor sapi dari Gubernur Papua Barat.
Secara simbolis, penyerahan sapi qurban untuk jamaah masjid yang tersebar di 16 distrik ini, dilakukan langsung oleh Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, di Masjid At-taqwa Kampung Argosigemerai SP 5 pada Kamis (5/6/2025.
Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat, di antaranya Saiful Adha, S.Hut (Kepala Dinas Ketahanan Pangan), Ir. I.B. Putu Suratna (Asisten II Setda), Letda Inf. Yusuf Mantong (Pasandi Kodim 1806/TB), Sulaiman Rumwokas, S.Pd (Ketua PHBI), serta perwakilan dari Polres, Kemenag, dan unsur OPD lainnya.
Selaku Ketua Panitia Qurban Pemda, Saiful Adha menyampaikan, 61 ekor sapi qurban itu di distribusikan antara lain ke Distrik Bintuni 14 ekor, Distrik Bintuni Timur 14 ekor, 6 ekor Distrik Manimeri, 7 ekor Distrik Aranday, 6 ekor Distrik Sumuri, 6 ekor Distrik Kaitaro serta 3 ekor Distrik Babo.
Dalam sambutannya, Bupati Yohanis Manibuy menyampaikan, momen Idul Adha tidak sekadar pada ritual ibadah, tetapi juga menjadi momentum memperkuat nilai ketaatan, keikhlasan, kebersamaan, dan kepedulian sosial.
“Teladan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail menjadi refleksi ketaatan dan ketulusan dalam berkorban. Melalui bantuan hewan kurban ini, kita wujudkan kepedulian dan keadilan sosial, serta memperkuat kebersamaan di masyarakat,” ujarnya.
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Idul Adha sebagai kesempatan mempererat solidaritas dan gotong-royong dalam membangun Kabupaten Teluk Bintuni yang lebih religius, harmonis, dan sejahtera. JP03




















