Belum Teregister di Samsat, Mobil Damkar BPBD Bintuni Dilarang Beroperasi di Jalan Raya

0
144
Spread the love

BINTUNI, jurnalpapua.id – Mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) yang dibeli Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Teluk Bintuni Tahun Anggaran 2020, hingga kini belum teregistrasi dan terindentifikasi (regindent) di Samsat Teluk Bintuni.

Dampaknya, kendaraan yang menjadi garda terdepan dalam penanggulangan bencana non alam ini, belum dilengkapi dengan BPKB, STNK dan TNKB atau plat nomor sebagai aset daerah Pemda Kabupaten Teluk Bintuni.

Kasat Lantas Polres Teluk Bintuni, Ipda Pasha Aditya Nugraha menjelaskan, selama kendaraan tersebut belum teregistrasi dan teridentifikasi di Samsat, maka kendaraan tersebut tidak diperbolehkan beroperasi di jalan raya.

“Sampai saat ini kami belum mendapatkan identifikasi dan registrasinya di Samsat Teluk Bintuni. Lalu apa dampaknya ketika kendaraan itu tidak teridentifikasi dan teregistrasi di Samsat, kendaraan tidak dapat dioperasionalkan di jalan raya atau jalan umum,” kata Ipda Pasha di kantornya, Senin (15/8/2022).

Berita Terkait :

Jika kondisinya seperti itu, kata Kasat Lantas, tujuan dibelinya mobil damkar tersebut untuk apa. Karena setiap pembelian kendaraan dinas Pemerintah Daerah untuk operasional di jalan umum, wajib didaftarkan di Samsat.

Jangka waktu pendaftaran di Samsat, paling lama adalah satu bulan sejak diterbitkannya faktur pembelian kendaraan oleh diler atau distributor kendaraan. Jika lewat dari batas itu, maka akan ada denda atau sanksi pajak yang diberlakukan.

“Untuk proses penerbitan STNK dan Plat Nomornya di Samsat, dalam satu hari bisa selesai,” kata Kasat Lantas. JP01

Google search engine

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here