Ingin Vaksin Aman? Simak Tips Jitu dari Kabag Ops Polres Bintuni Ini

0
166
Pemuda Teluk Bintuni menerima suntikan vaksin dari petugas medis di gerai vaksin GOR Kampung Lama Teluk Bintuni, Kamis (16/12/2021). Foto: Tantowi/JP
Spread the love

BINTUNI, jurnalpapua.id Ingin vaksin tapi takut terjadi sesuatu yang tidak diinginkan? Tenang! Kabag Ops Polres Teluk Bintuni AKP Alexander Putra berbagi tips jitu bagaimana cara vaksin yang aman tanpa ada masalah.

Suntik vaksin untuk pembentukan herd immunity, diberikan kepada masyarakat yang kondisi tubuhnya sehat, tidak sedang sakit atau memiliki riwayat penyakit bawaan (kormobit).

Dengan sasaran itu, jangan heran jika orang yang akan menerima suntikan vaksin harus menunggu beberapa saat, melewati empat tahapan pemeriksaan (screening) oleh petugas medis.

Tahapan ini, adalah untuk memastikan bahwa masyarakat yang akan menerima suntikan vaksin, benar-benar sehat dan layak untuk di vaksin. Selain interview, petugas juga akan memeriksa kondisi kesehatan orang yang akan vaksin, mulai dari tensi darah hingga denyut jantungnya.

“Vaksin ini sangat bagus untuk kesehatan kita, terutama menangkal virus corona. Tapi bagi masyarakat yang ingin vaksin, harus jujur kepada petugas saat proses interview mengenai kondisi kesehatannya,” kata Alexander, di temui di sela-sela kegiatan vaksin di GOR Kampung Lama Teluk Bintuni, Kamis (16/12/2021).

Kabag Ops Polres Teluk Bintuni, AKP Alexander Putra S.I.K

Jujur menjelaskan bagaimana kondisi kesehatan dirinya saat di hadapan petugas screening, adalah tips utama yang harus dilakukan masyarakat. Jika memang memiliki penyakit bawaan, informasikan kepada petugas pemeriksa. Jangan disembunyikan.

Baca juga: Dinas Kesehatan Bintuni Ragukan Data Sasaran Vaksin

Jangan karena ingin bepergian dengan naik pesawat, menjadi alasan tidak jujur atas kondisi dirinya saat itu. Sebab dengan tidak jujur atas kondisi kesehatan dirinya, dan kemudian divaksin oleh tim medis, pastinya akan menimbulkan reaksi yang tidak bagus.

Kata Alexander, masyarakat yang ingin bepergian dengan naik pesawat, tidak harus vaksin jika memang kondisi kesehatannya tidak memungkinkan. Dokter akan memberikan surat keterangan sebagai bekal perjalanan, yang menjelaskan mengapa yang bersangkutan tidak bisa divaksin.

“Ada surat dari dokter yang berlaku dalam kurun waktu tertentu, yang menjelaskan mengapa yang bersangkutan tidak bisa di vaksin atau belum bisa di vaksin. Jadi kalau memang kondisi kesehatan belum memungkinkan untuk divaksin, silakan sampaikan apa adanya kepada tim pemeriksa sebelum di suntik vaksin,” tukas Alexander. JP01

Google search engine

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here