JAKARTA,jurnalpapua.id — Wakil Ketua Umum DPP PKB, Jazilul Fawaid, menegaskan bahwa minimnya regenerasi petani di Indonesia kini menjadi ancaman serius bagi masa depan ketahanan pangan nasional. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan arahan dalam agenda Orientasi Pengurus Dewan Pengurus Nasional (DPN) Gerakan Kebangkitan Petani dan Nelayan Indonesia (Gerbang Tani) masa khidmat 2026–2031 di Kantor DPP PKB, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (5/11/2026).
Selain masalah regenerasi dan sumber daya manusia (SDM), pria yang akrab disapa Gus Jazil itu menyoroti lemahnya tata kelola rantai pasok pertanian, terutama kepastian offtaker atau penyerap hasil panen bagi produk-produk petani. Ia menuding keberadaan mafia tata kelola menjadi penyebab utama lima komoditas vital—beras, tebu, garam, kedelai, dan jagung—tak kunjung mencapai swasembada.
“Pertanian adalah profesi paling purba yang menghasilkan produk primer dan kebutuhan pokok masyarakat. Harusnya profesi ini ditempatkan di posisi tertinggi,” ujar Gus Jazil.
Gus Jazil menilai persoalan utama pertanian di Indonesia saat ini bukan sekadar ketersediaan lahan, melainkan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia, serta belum kuatnya mentalitas para petani.
Menurutnya, diperlukan upaya untuk meruntuhkan mindset pasrah pada keadaan.
“Kita perlu meruntuhkan mindset pasrah pada keadaan. Harus lahir petani-petani militan yang berani menuntut perbaikan nasib dan kesejahteraan mereka, tanpa harus menunggu hadirnya ‘penjajah’ untuk membakar semangat tersebut,” tegasnya.
Ia juga menyoroti bahwa saat ini telah banyak regulasi terkait petani dan nelayan, namun implementasinya kerap berhenti di atas kertas, termasuk berbagai proyek klusterisasi ketahanan pangan yang belum optimal.
Oleh karena itu, Gus Jazil mendorong DPN Gerbang Tani untuk merumuskan paradigma baru dalam pemberdayaan petani, mengambil peran aktif dalam proyek ketahanan pangan, serta hadir menguasai tata kelola demi membela kepentingan petani.
Sebagai informasi, Gerbang Tani merupakan badan otonom PKB yang fokus pada penguatan kesejahteraan sektor petani serta nelayan di Indonesia. JP02
foto dok portaljepe.id

































