JAKARTA,jurnalpapua.id – Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo, korban kecelakaan helikopter Mi-17V5 HA-5232, untuk selanjutnya diberangkatkan menuju kampung halaman.Sertu Anumerta Heri Prasetyo merupakan satu dari tiga personel yang gugur saat melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan.
Proses evakuasi jenazah berlangsung lancar pada Jumat pagi pukul 09.15 WIB. Dari titik penemuan, jenazah langsung diangkut menggunakan speedboat milik Basarnas menuju Pelabuhan Sigintung untuk menjalani persiapan pemulangan.
Pemulangan jenazah menuju Kediri dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 7 November 2026. Penundaan penerbangan hingga esok hari dilakukan karena tim membutuhkan waktu untuk penyiapan jenazah serta mengantisipasi kondisi cuaca buruk di wilayah Seruyan yang belum memungkinkan untuk penerbangan.
Sesuai rencana, pesawat Casa 212 Noreg A-9135 akan membawa jenazah dari Seruyan menuju Bandara Kediri. Setibanya di Kediri pada pukul 10.45 WIB, jenazah akan disambut dalam upacara militer yang dipimpin langsung oleh Komandan Kodim Kediri, Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah.
Setelah prosesi penyambutan, jenazah dipindahkan ke rumah duka di Dusun Jatirejo, Desa Gandusari, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Danpuspenerbad Mayjen TNI M. Masrukin dijadwalkan memimpin langsung upacara persemayaman di rumah duka pada pukul 13.00 WIB.
Sebagai penghormatan terakhir atas jasa dan pengabdian almarhum, upacara pemakaman secara militer akan digelar di Taman Makam Pahlawan (TMP) Trenggalek pada pukul 14.00 WIB.
Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Piek Budyakto bertindak sebagai inspektur upacara dalam prosesi pemakaman prajurit gugur tersebut.JP02






























