Diawali Prosesi Adat, Pembangunan Dermaga Babo Senilai Rp 78,7 M Resmi Dimulai

0
5
Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy, membuang koin ke kolam yang telah disiapkan, sebagai bagian dari prosesi adat sebelum dimulainya pembangunan dermaga Babo, Rabu (5/7/2026).
Google search engine
Spread the love

BABO, jurnalpapua – Pembangunan dermaga Babo, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, senilai Rp 78,7 miliar resmi dimulai pada Rabu (5/8/2026).

Ground breaking proyek dermaga yang menggunakan APBD Teluk Bintuni dengan skema multi year contrac (MYC) ini, diawali dengan prosesi adat yang dipimpin tiga tokoh adat setempat.

Ground breaking proyek dermaga yang ditandai dengan menekan tombol sirine secara bersama-sama oleh Bupati dan Wakil Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy – Joko Lingara, anggota Komisi XII DPR RI Alfons Manibui, Komandan Denintel Kodaeral XIV Sorong Kolonel Imam Danu, Kapolres Teluk Bintuni AKBP Marully AR, Kepala Dinas Perhubungan Papua Barat Markus Lukas Sabarofek serta wakil Ketua I DPRK Teluk Bintuni, Sugandi.

Plt Kepala Dinas Perhubungan Teluk Bintuni, Jandri Salakory menyampaikan, ground breaking dermaga Babo yang ditarget selesai selama 600 hari kerja ini, sekaligus menjadi tandai dimulainya pembangunan jeti di Distrik Kamudan, jeti Distrik Aranday, jeti RKI (Distrik Aroba) serta jeti Distrik Yakora.

“Untuk pembangunan jeti, waktu penyelesaiannya selama 120 hari kerja,” kata Jandri.

Dari pagu sebesar Rp 79,1 miliar, dalam APBD Teluk Bintuni tahun 2026 akan dialokasikan sebesar Rp 30 miliar (Rp. 30.191.300.000) untuk menyelesaikan pembangunan di sisi laut. Sisanya, akan dianggarkan di APBD 2027 untuk menuntaskan pembangunan sisi daratnya. Kontraktor pelaksana konstruksinya, yakni KSO PT Arafah – Wiratama (Wiratama Bangun Enjineering)

Sementara untuk anggaran pembangunan jeti, dalam DPA Dinas Perhubungan Teluk Bintuni, telah dianggarkan sebesar Rp 3,8 miliar untuk jeti Kamundan, Rp 1,050 miliar untuk jeti Aranday dan Yakora, serta Rp 1,4 miliar untuk jeti RKI (Aroba).

Pelaksanaan proyek yang dilandasi Rencana Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Teluk Bintuni tahun 2025 – 2029 dan Rencana Strategis Dinas Perhubungan Teluk Bintuni tahun 2025 – 2029 ini, untuk mendukung peningkatan akses laut dan pelayanan kepada masyarakat.

Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy meyakini, selain memperlancar koneksifitas wilayah di pesisir, pembangunan dermaga Babo ini akan menggerakkan sektor perekonomian di distrik Babo.

“Dengan pembangunan dermaga Babo ini, saya berharap agar kawasan Babo dapat dikembangkan menjadi pusat ekonomi baru di Teluk Bintuni,” kata upati Yohanis Manibuy. JP01

Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here