
BINTUNI, jurnalpapua – Rangkaian pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke XI tingkat Kabupaten Teluk Bintuni, resmi bergulir pada Sabtu (4/4/2026).
Kegiatan tahunan yang dikuti para peserta dari distrik se-kabupaten ini, diawali dengan Pawai Ta’aruf kaflah dari 12 distrik dan ratusan officialnya yang dibuka Wakil Bupati Joko Lingara.
Mengambil start dari halaman Masjid Akbar Al-Muttaqin Kampung Lama, pawai ini berakhir di Lapangan GSG Distrik Bintuni sebagai lokasi utama pelaksanaan MTQ XI.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Joko Lingara menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Teluk Bintuni yang tidak dapat hadir, karena sedang melaksanakan tugas di luar daerah. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan MTQ ke-XI ini.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni dan saya selaku Ketua LPTQ Kabupaten Teluk Bintuni, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, pada hari Sabtu tanggal 4 April 2026, saya secara resmi melepas peserta Pawai Ta’aruf. Semoga kegiatan ini berjalan dengan aman dan lancar,” ujar Wakil Bupati.
MTQ ke-XI ini direncanakan akan berlangsung hingga 8 April 2026, yang akan ditutup dengan penyerahan piala bergilir kepada kafilah yang berhasil meraih juara umum.
Sementara Itu Ketua Panitia MTQ ke-XI tingkat Kabupaten Teluk Bintuni, Ansyar, menyampaikan,peserta yang sudah resmi mendaftar dalam kegiatan ini sebanyak 12 kafilah. Ia mengimbau kepada seluruh peserta untuk tetap menjaga semangat, menjunjung tinggi sportifitas, serta mempererat ukhuwah islamiyah selama kegiatan berlangsung.
Ia berharap, melalui kegiatan ini dapat melahirkan peserta terbaik yang nantinya akan mewakili Kabupaten Teluk Bintuni pada MTQ tingkat Provinsi Papua Barat yang direncanakan berlangsung di Kabupaten Kaimana.
“Harapan kami tentu dapat menghasilkan juara-juara terbaik yang siap bersaing di tingkat provinsi,” tandasnya.
Meski secara umum kegiatan berjalan lancar, Ansyar mengakui adanya kendala cuaca yang menyebabkan genangan air di lokasi kegiatan. Namun demikian, ia berharap kondisi tersebut segera membaik agar pelaksanaan MTQ dapat berjalan optimal.
“Kami berharap cuaca bersahabat sehingga lapangan bisa cepat kering, karena masih ada genangan air,” katanya.
Selain perlombaan, panitia juga menyediakan kegiatan sosial berupa donor darah yang dipusatkan di panggung utama. Kegiatan ini bersifat sukarela dan terbuka bagi seluruh kafilah yang ingin berpartisipasi.
“Untuk donor darah, kami tidak menargetkan jumlah tertentu, semua bersifat sukarela dari peserta kafilah,” pungkasnya. JP01




















