ETLE dan Transformasi Digital Dukung Transparansi, tapi Kedekatan dengan Warga Tetap Prioritas

0
78
Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho/ dok korlantas polri
Google search engine
Spread the love

JAKARTA,jurnalpapua.id – Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, menekankan perubahan filosofi penegakan hukum di tubuhnya. Korlantas, menurutnya, tidak lagi berfokus semata pada tindakan penindakan.

“Kami tidak bangga hanya dengan menegakkan hukum. Kebanggaan kami justru terletak pada kedekatan dan kebersamaan dengan masyarakat, tanpa dibenci,” ujar Agus Suryonugroho dalam pernyataannya.

Ia mengakui bahwa pendekatan penegakan hukum secara ketat tidak otomatis menekan angka kematian akibat kecelakaan. Fakta inilah yang mendorong Korlantas mengembangkan strategi alternatif.

Program unggulan tersebut adalah ‘Polantas Menyapa’ yang mengutamakan edukasi, komunikasi, dan sentuhan humanis kepada pengguna jalan. Program ini dianggap sebagai koreksi terhadap teori lama.

Di sisi lain, transformasi digital juga terus digenjot. Penerapan ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) disebut mampu meningkatkan efektivitas dan transparansi dalam penegakan aturan lalu lintas.

Dengan demikian, Korlantas Polri mengaku tengah mencari titik keseimbangan antara memanfaatkan teknologi untuk penegakan hukum yang objektif dan memperkuat hubungan emosional dengan warga melalui pendekatan yang lebih edukatif dan persuasif.(JP02)

Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here