JAKARTA,jurnalpapua.id – Platform streaming Netflix secara global akan meluncurkan serial orisinal terbaru berjudul “Straight to Hell” pada 27 April mendatang. Serial drama ini mengangkat kisah hidup Kazuko Hosoki, salah satu figur paling berpengaruh sekaligus kontroversial dalam masyarakat Jepang modern.
Berdasarkan rilis resmi, serial ini akan menelusuri perjalanan Hosoki selama enam dekade, mulai dari masa kecilnya dalam kemiskinan pasca Perang Dunia II, kariernya sebagai pengelola klub malam sukses di distrik Ginza yang menyematkan gelar “Ratu Ginza”, hingga transformasinya menjadi peramal nasib ternama dengan metode astrologi enam bintang ciptaannya. Hosoki menjadi fenomenon populer melalui buku-buku bestseller dan penampilan rutin di televisi, meninggalkan warisan yang hingga kini masih diperdebatkan.
“Straight to Hell” dikembangkan sebagai drama bernuansa tinggi yang menyoroti ambisi, keyakinan, dan perebutan kekuasaan, dengan latar belakang perubahan sosial ekonomi Jepang dari era pasca perang, booming ekonomi, hingga masa gelembung finansial.
Erika Toda dipercaya memerankan Kazuko Hosoki, menggambarkan karakter tersebut dari usia 17 hingga 66 tahun. Sutradara Tomoyuki Takimoto menyebut penampilan Toda berhasil menangkap semangat tak kenal lelah sekaligus isolasi yang menyertai perjalanan Hosoki.
“Saat ini kami merilis teaser trailer dan artwork resmi untuk memberikan gambaran awal bagi penonton,” demikian bunyi pernyataan resmi Netflix. Artwork menampilkan Hosoki di atas takhta mewah, simbol pengaruhnya yang tak terbantahkan.
Serial ini juga menampilkan Sairi Ito sebagai Minori Uozumi, seorang penulis yang ditugaskan menulis biografi Hosoki dan menjadi pintu masuk penonton untuk mengeksplorasi batas antara fakta dan fiksi dalam hidup sang peramal. Pemeran pendukung lainnya termasuk Toma Ikuta, Eita Okuno, serta Toko Miura yang memerankan penyanyi legendaris Chiyoko Shimakura.
“Straight to Hell” disutradarai oleh Tomoyuki Takimoto (“The Brain Man”) dan Norichika Oba (“Gannibal Season 2”), dengan riset mendalam yang telah dilakukan sejak tahap awal pengembangan. Musik orisinal diciptakan oleh pianis dan komposer Hibiki Inamoto.(JP02)


















