Bupati Yohanis Manibuy Terima Penghargaan Pemimpin Daerah Terbaik IPSEA 2026

0
6
Google search engine
Spread the love

BALI, jurnalpapua – Kinerja Yohanis Manibuy sebagai Bupati Teluk Bintuni, Papua Barat, mendapat penghargaan dari Seven Media Asia, lembaga media dan penyelenggara acara (event organizer) di Indonesia yang berfokus pada analisis kinerja dan inovasi.

Bupati Yohanis Manibuy mendapat penghargaan sebagai Best Regional Leader for Inclusive Industrial Resource Transformation and Social Equity dalam ajang Indonesia Public Service Excellence Award (IPSEA) 2026.

Penghargaan ini diterima Bupati melalui Plt Kepala Bappelitbangda, Rifaldhi Kwando, di Jimbaran, Bali, (Jumat (17/7/2026).

IPSEA 2026 adalah ajang penghargaan bergengsi yang diberikan kepada para kepala daerah, tokoh publik, dan instansi di Indonesia. Penghargaan ini mengapresiasi mereka yang dinilai sukses menghadirkan inovasi, memajukan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, dan memberikan pelayanan publik inklusif

Mereka dikenal secara rutin memberikan penghargaan formal (awards) kepada para pemimpin daerah, tokoh publik, dan institusi yang menunjukkan dedikasi, visi, serta terobosan yang menginspirasi.

Kinerja Bupati Yohanis Manibuy diapresiasi berkat keberhasilannya bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memastikan akuntabilitas dan efisiensi pelayanan publik yang unggul dan bertransformasi, Bupat Teluk Bintuni.

Dari siaran pers yang diterima media ini, Yohanis Manibuy lolos kurasi independen karena dinilai berhasil membangun model hilirisasi industri yang inklusif. Kepemimpinannya dinilai mampu menjembatani pertumbuhan sektor industri makro dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat adat dan lokal di Teluk Bintuni.

Proses penilaian dilakukan secara kualitatif berdasarkan hasil kinerja dan kepemimpinan selama periode tahun 2025, yang menetapkan standar yang tinggi dalam memilih penerima penghargaan, meliputi Overall Performance, Responsibility, dan Attractiveness.

Plt. Kepala Bappelitbangda membeberkan, kepemimpinan inspiratif dan dedikasi luar biasa Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy dalam mendorong transfarmasi sumber daya industri yang inklusif dalam menciptakan tata kelola ekonomi yang adil, serta berkomitmen nyata dalam mewujudkan keadilan sosial demi kemajuan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat inilah yang menjadi perhatian penilaian tersebut.

“Ini bukti bahwa kepimpinan Bapak Bupati kita Yohanis Manibuy, oleh kancah nasional sudah dinilai sebagai sosok pemimpin muda yang visioner dan mampu kerja inovatif, kolaboratis dan sinergi dengan berbagai pihak didaerah sejauh ini berjalan baik dan harmonis, mewujudkan keadilan sosial demi kemajuan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat melalui program kerja inovasi,”Ucap Kepala Bappelitbangda Teluk Bintuni, Rifaldi Kwando,S.STP.,MAP.

Lewat apresiasi ini juga, menjadi pengakuan atas kepemimpinan visioner Bupati Yohanis Manibuy yang mampu melahirkan inovasi nyata bagi pembangunan daerah, khususnya dalam meningkatkan kualitas layanan publik yang berdampak langsung bagi masyarakat luas.

Berdasarkan akurasi tiga pilar utama capaian yang menjadi penilaian seven media asia antara lain menyasar keberhasilan kinerja Bupati Teluk Bintuni terhadap hilirisasi padat karya, kemitraan wajib dengan UMKM lokal, dan penguatan ekonomi daerah, Perlindungan masyarakat adat, redistribusi dana bagi hasil untuk kampung, serta program afirmasi untuk pemuda dan Pembukaan konektivitas, peningkatan layanan kesehatan, dan pembangunan Center of Excellence untuk vokasi industri, serta mendorong peningkatan layanan fasilitas dasar di kampung pedalaman dan pesisir.

“Dapat diketahui, bahwa melalui visi-misi Bapak Bupati telah mendorong peningkatan Bidang Sumber Daya Manusia secara signifikan. Salah satu contoh presentase penduduk angka melek huruf meningkat pada tahun 2025 sebesar 98,44%. Beliau terus mendorong peningkatan angka wajib sekolah dan menghadirkan sarana – prasana infrastruktur pendidikan yang memadai hingga menjangkau wilayah distrik. Lalu angka kemiskinan penduduk di kabupaten Teluk Bintuni yang berhasil diturunkan dari 29,79% pada tahun 2024, menjadi 25,34% di tahun 2025,” urai Rifaldhi. JP03

Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here