Kritik Keras Kasus Pengeroyokan Guru di Jambi, Fraksi PKS: Sekolah Bukan Sekadar Tempat Belajar

0
91
foto dok fraksi PKS
Google search engine
Spread the love

JAKARTA,jurnalpapua.id – Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi PKS, Meity Rahmatia, menekankan pentingnya desain sistem pembelajaran yang mampu mencakup seluruh interaksi sosial di lingkungan sekolah. Hal ini ia sampaikan merespons insiden kekerasan terhadap guru yang terjadi di Tanjung Jabung Timur, Jambi, baru-baru ini.

Meity menilai aksi pengeroyokan yang dilakukan oknum siswa terhadap gurunya tersebut merupakan cerminan kegagalan sistem pendidikan dalam membangun karakter murid. Menurutnya, sekolah seharusnya menjadi ruang sosial yang mendidik, bukan tempat terjadinya tindakan anarkis.

“Kekerasan dalam bentuk apa pun tidak punya tempat di sekolah. Sangat disayangkan murid bertindak layaknya hakim jalanan yang kehilangan nalar sebagai pelajar,” ujar Meity dalam keterangannya. Ia menambahkan, lemahnya pengendalian sosial melalui aturan dan etika menunjukkan fungsi struktural untuk menciptakan harmoni di sekolah belum berjalan optimal.

Legislator ini juga menyoroti pentingnya peran sistem pendidikan dalam membentuk kepribadian tenaga pendidik. Jika sistem berjalan dengan semestinya, interaksi antara guru dan murid akan terbangun secara ideal dan selaras dengan norma pendidikan.

Kasus ini kembali memicu perbincangan hangat di tanah air setelah rekaman video kekerasan tersebut tersebar luas di media sosial pada pekan lalu. Publik pun kini mendesak adanya pembenahan serius pada sistem pengawasan dan pendidikan moral di lingkungan sekolah.(JP02)

Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here