Wapres Gibran Tuntaskan Kunker Papua: Fokus Makan Bergizi hingga Ekonomi Lokal

0
62
dok foto wapresri.go.id
Google search engine
Spread the love

BIAK NUMFOR,jurnalpapua.id – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka resmi menutup rangkaian kunjungan kerjanya di Provinsi Papua dan Papua Pegunungan. Agenda ini merupakan instruksi langsung dari Presiden untuk memetakan progres serta kendala pembangunan di wilayah paling timur Indonesia tersebut.

Dewan Penasehat Analisis Papua Strategis (APS), Theofransus Litaay, mengungkapkan bahwa pada Kamis (15/1/2026), Wapres mengawali agenda di Kabupaten Biak Numfor. Di sana, Gibran memantau langsung implementasi program makan bergizi gratis dan berinteraksi dengan siswa serta guru untuk menyerap aspirasi terkait mutu pendidikan di tanah Papua.

Tak hanya sektor pendidikan, penguatan ekonomi berbasis kearifan lokal juga menjadi sorotan. Gibran menyambangi Pasar Ikan Fandoi guna melihat aktivitas nelayan asli di Wilayah Adat Saireri. Dalam tinjauan tersebut, Wapres mengapresiasi keberadaan fasilitas cold storage peninggalan era pemerintahan sebelumnya yang terbukti efektif menjaga kualitas hasil tangkapan nelayan sebelum didistribusikan ke pasar yang lebih luas, dikutip infopublik Jumat (16/1/2026)

Sebagai bentuk kepedulian sosial, dalam kesempatan yang sama Wapres juga menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada para nelayan setempat yang menyambut kehadiran orang nomor dua di Indonesia tersebut dengan antusias.

Perjalanan berlanjut ke Wamena, ibu kota Provinsi Papua Pegunungan. Di wilayah dataran tinggi ini, fokus utama Wapres tertuju pada percepatan pembangunan infrastruktur dan penguatan layanan publik bagi masyarakat pegunungan.

Menanggapi kunjungan tersebut, pihak APS menekankan pentingnya pusat mempercepat peningkatan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerah melalui program kemitraan dengan wilayah lain yang sudah maju. Theofransus menyebut perbaikan fasilitas kesehatan, seperti rumah sakit provinsi dan kabupaten, serta infrastruktur digital menjadi kebutuhan mendesak yang harus segera dipenuhi.

Khusus untuk wilayah Papua Pegunungan, Analisis Papua Strategis (APS) mendorong pemerintah untuk lebih serius memperhatikan nasib perempuan petani. Langkah strategis yang diusulkan meliputi penyiapan penyuluh pertanian spesialis dataran tinggi hingga wacana pembukaan fakultas pertanian di Wamena. Hal ini dinilai krusial untuk memaksimalkan potensi komoditas lokal seperti Hipere dan ubi yang telah menjadi pilar pangan masyarakat Lembah Baliem selama berabad-abad.(JP02)

Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here