Perkuat Energi Nasional, Pertamina EP Papua Field Mulai Pengeboran Sumur Baru di Salawati

0
126
Genjot Peningkatan Produksi, Pertamina EP Papua Field Gelar Doa Bersama dan Seremonial Tajak Sumur Pengembangan Salawati SLW-E6X
Google search engine
Spread the love

SORONG,jurnalpapua.id – Pertamina EP Papua Field secara resmi memulai proses pengeboran (tajak) sumur pengembangan Salawati SLW-E6X di Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Kamis (8/1/2026). Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata perusahaan dalam mendongkrak produksi migas sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional sesuai mandat program Asta Cita.

Kegiatan yang dipusatkan di Kampung Mararol, Distrik Salawati Tengah ini diawali dengan prosesi doa bersama dan seremonial tajak. Momentum ini sekaligus menandai transisi operasional setelah sebelumnya Pertamina EP sukses menyelesaikan pekerjaan di sumur pengembangan SLW-C4X dengan hasil yang memuaskan.

Pjs. Papua Field Manager menyampaikan bahwa keberhasilan proyek ini sangat bergantung pada sinergi antar lini. Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan Pertamina Drilling Service Indonesia, SKK Migas Pamalu, serta jajaran Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dan Kabupaten Sorong.

Dukungan lokal juga terlihat sangat kuat dengan kehadiran Dewan Adat Salawati Moi Maya serta masyarakat adat setempat. Kehadiran tokoh adat dan unsur pengamanan dari TNI/Polri menjadi simbol kolaborasi demi kelancaran operasional di wilayah kerja tersebut.

Melalui pengeboran sumur SLW-E6X ini, Pertamina EP Papua Field berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi positif bagi industri hulu migas Indonesia. Perusahaan berharap sumur pengembangan ini mampu memberikan hasil optimal untuk menjaga stabilitas pasokan energi di tanah air.

General Manager Zona 14 Dadang Soewargono, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh seluruh pemangku kepentingan dan Ia berharap pelaksanaan pengeboran sumur pengembangan Salawati SLW-E6X dapat berjalan dengan lancar, aman dan memberikan hasil optimal.

“Terima kasih atas dukungan dan do’a dari semua pihak sehingga Pertamina EP dapat melakukan tajak sumur pengebangan ini. Pertamina EP Papua Field akan terus menjalankan operasi migas yang selamat dan unggul sehingga dapat memberikan kontribusi secara signifikan dan berkelanjutan,’’ jelas Dadang.

Dadang menambahkan bahwa kegiatan pengeboran ini telah memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, antara lain melalui penyerapan tenaga kerja lokal, khususnya membuka kesempatan kerja bagi pemuda dari kampung-kampung di sekitar wilayah operasi, sehingga turut mendorong peningkatan perekonomian masyarakat.

Senada dengan hal tersebut, Field Manager Papua Ardi, menjelaskan bahwa sumur SLW-E6X merupakan perjalanan kedua dalam rangkaian pengembangan lapangan Salawati.

“Alhamdulillah, pengeboran SLW-C4X sebelumnya membuahkan hasil yang baik dan mencatatkan capaian produksi awal sebesar 1.014 BOPD. Kami berharap keberhasilan tersebut terulang pada sumur SLW-E6X ini untuk mendukung terwujudkan ketahanan energi nasional,” ujarnya.

Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Papua & Maluku, yang diwakili oleh Koordinator Departemen Operasi Wienarto Nurrakhmadi menjelaskan bahwa SKK Migas menekankan pentingnya kolaborasi dalam menciptakan iklim investasi yang positif serta penerapan ketat aspek Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan Lindungan Lingkungan (K3L).

“Kami mendorong Pertamina EP untuk terus menjalin hubungan harmonis dengan masyarakat melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang memberikan efek berganda (multiplier effect) bagi kesejahteraan warga di wilayah Ring 1,” ujar Wienarto.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan ESDM Provinsi Papua Barat Daya yang diwakili Kepala Seksi ESDM Yacub Su menyampaikan bahwa kegiatan tajak sumur pengembangan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung ketahanan energi nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Pemerintah daerah memberikan dukungan penuh dan menyambut baik kegiatan tersebut, tetap dilaksanakan sesuai ketentuan perundang-undangan, dengan memperhatikan aspek keselamatan kerja, perlindungan lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat setempat, khususnya putra-putri asli Tanah Moi.(JP02)

Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here