JAKARTA,jurnalpapua.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengeluarkan imbauan kewaspadaan tinggi menyusul prakiraan potensi cuaca ekstrem yang berlaku mulai tanggal 9 hingga 11 Desember 2025. Setidaknya 35 provinsi di Indonesia diprediksi akan dilanda hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Prakiraan dari instansi terkait menunjukkan bahwa hujan deras masih akan mengguyur sejumlah besar wilayah, termasuk seluruh pulau besar di Indonesia. Daerah yang harus meningkatkan kewaspadaan meliputi Aceh, Bali, Banten, Bengkulu, Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Gorontalo, Jambi, seluruh wilayah Jawa, seluruh wilayah Kalimantan, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Lampung, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, seluruh wilayah Papua (Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Pegunungan, Papua Selatan, Papua Tengah), Riau, dan seluruh wilayah Sulawesi.
Menyikapi kondisi ini, BNPB mendesak pemerintah daerah dan seluruh lapisan masyarakat untuk segera mengambil langkah mitigasi. Potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor menjadi ancaman utama yang harus diantisipasi.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Ph.D., mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan kolektif dan mandiri.
“Kami mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Pantau informasi prakiraan cuaca secara berkala, lakukan pemangkasan dahan pohon yang rimbun, serta pastikan saluran drainase, tanggul, dan area tampungan air berfungsi dengan baik,” ujar Abdul Muhari.
Imbauan khusus juga ditujukan kepada masyarakat yang tinggal di wilayah rawan. BNPB menekankan pentingnya evakuasi mandiri jika kondisi cuaca memburuk. Masyarakat dianjurkan segera mencari tempat aman apabila hujan lebat terjadi lebih dari satu jam dan jarak pandang mulai terbatas.(JP02)





















