Usai di Gunung, Bupati Anisto Lantik Enam Kepala Kampung di Wilayah Pesisir

0
107
Google search engine
Spread the love

KAITARO, jurnalpapua – Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy mengubah pola pelantikan kepala kampung, dari sebelumnya dilaksanakan di ibu kota kabupaten, menjadi dipusatkan ke distrik sebagai tempat pelantikan.

Alasannya, agar masyarakat bisa menyaksikan dan mendengar secara langsung sumpah janji kepala kampung yang akan menjadi perpanjangan tangan Bupati selama 8 tahun.

“Alhamdulillah.. Puji Tuhan hari ini kita bisa laksanakan pelantikan kepala kampung di distrik. Dengan demikian, masyarakat bisa datang menyaksikan secara langsung,” kata Bupati Yohanis Manibuy, Senin (8/12/2025).

Hal ini disampaikan Bupati Teluk Bintuni, usai melantik enam kepala kampung wilayah pesisir, yang dilaksanakan di Kampung Sara, Distrik Kaitaro.

Enam kepala kampung yang dilantik, empat orang dari Distrik Kaitaro, meliputi Kepala Kampubg Sara, Kepala Kampung Warga Nusa 1, Kampung Warga Nusa 2 dan Kepala Kampung Tugerama. Dua kepala kampung lainnya, 1 dari Kampung Nusey Distrik Babo, dan 1 Kepala Kampung Materabu Jaya Distrik Sumuri.

Sebelumnya, Bupati Yohanis Manibuy melantik 20 kepala kampung di dataran Moskona, yang dipusatkan di Distrik Merdey.

“Bagi para kepala kampung yang baru saja dilatik, saya harapkan mampu menerjemahkan visi misi kepala daerah ke dalam program kampung, antara lain mampu menghadirkan kesejahteraan melalui peningkatan ekonomi keluarga, menjaga nilai-nilai religius dan keharmonisan sosial, memastikan keamanan kampung,” kata Bupati.

Ditambah Bupati, kampung-kampung di pesisir Teluk Bintuni memiliki karakteristik dan tantangan tersendiri. Berada sekitar dua jam perjalanan dari ibu kota kabupaten, wilayah pesisir kerap berhadapan dengan persoalan aksesibilitas, keterbatasan infrastruktur, dan kesenjangan layanan dasar. Kondisi geografis yang dipengaruhi pasang-surut serta jarak antarpemukiman membuat mobilitas warga tidak selalu mudah.

“Karena itu, saya mengharapkan pelantikan ini menjadi titik awal hadirnya kepemimpinan kampung yang kuat, partisipatif, dan berorientasi pada hasil. Kepala Kampung bukan sekadar mengelola administrasi, namun harus hadir sebagai pemimpin yang mengayomi dan melayani,” tukas Bupati.

Selain itu, pelantikan kepala kampung dapat menjadi simpul solusi, penanda dimulainya babak baru dalam penyelesaian permasalahan yang selama ini membayangi daerah pesisir, dan menjadi pengikat komitmen bahwa kampung-kampung terdepan tidak boleh lagi berada di belakang dalam jalur pembangunan di Kabupaten Teluk Bintuni. JP01

Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here