
BINTUNI, jurnalpapua – Menyemarakkan hari kemerdekaan ke 80 Republik Indonesia, Yayasan Pemerhati Perempuan dan Anak (Phapeda) Teluk Bintuni, menggelar festival rajut noken. Kegiatan khusus untuk kaum perempuan Teluk Bintuni ini, mengambil tema ; Rajut Noken Bintuni: Warisan Perempuan untuk Indonesia SERASI.
Ketua Yayasan Phapeda, Christine Efeline Mustamu menyampaikan, jumlah peserta festival dibatasi hanya sampai 100 peserta.
“Selagi masih ada kesempatan, silakan mendaftar dipanitia, dengan menghubungi nomor WA 0812.2886.5373,” kata Christine, Minggu (27/7/2025).
Bagi peserta yang terdaftar dan mengikuti festival, akan mendapatkan fasilitas benang rajut, hakpen atau jarum rajut, gunting dan uang pengganti pembuatan noken.
Bukan hanya itu. Noken yang terpilih sebagai favorit, akan mendapatkan hadiah menarik dari panitia. Ukuran noken yang dirajut, diseragamkan dengan ukuran lebar 15 cm x panjang 20 cm. Lebar tali gantungan 1 cm dengan panjang tali gantungan 60 cm. Peserta diberi kesempatan untuk mengerjakan pola awal rajutan noken di rumah sebelum festival berlangsung.
“Selebihnya, rajut noken akan diselesaikan saat festival,” tukas Christine.
Festival Rajut Noken Yayasan Phapeda ini, akan berlangsung tepi jalan Kalitubi depan Mangrove Kafe pada Agustus 2025, mulai pukul 15.00 sampai dengan selesai.
“Untuk tanggalnya, nanti di informasikan lebih lanjut,” kata Christine.JP01




















