Asisten III Setda Teluk Bintuni Rancang Absensi Pegawai Berbasis Pengenalan Wajah

0
172
Yohanis R. Manobi, Asisten III Setda Teluk Bintuni mempresentasikan rencana aksi perubahan berupa absensi elektronik, Jumat (4/7/2025).
Google search engine
Spread the love

BINTUNI, jurnalpapua – Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Teluk Bintuni, Yohanis R Manobi, merancang proyek perubahan untuk peningkatan kinerja pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni.

Uraian proyek perubahan berlabel Prestasi Bintuni ini, adalah penerapan absensi elektronik sebagai salah satu tolok ukur untuk pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) berdasarkan tingkat kehadiran pegawai.

“Ini adalah rencana aksi perubahan untuk mendukung visi misi Bupati dan Wakil Bupati, dalam hal peningkatan kinerja dan kesejahteraan pegawai,” kata Yohanis R. Manobi, Jumat (4/7/2025).

Rencana aksi proyek perubahan ini, menjadi salah satu syarat yang harus dipenuhi dalam mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Adminsitrasi (KPA) Angkatan I/2025 Provinsi Papua Barat.

Manobi merancang penerapan absensi pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, dengan metode Pengenalan Wajah (Face Recognition) berbasis aplikasi jaringan.

Secara singkat, proyek rencana aksi itu dipaparkan Yohanis Manobi dihadapan Plt. Sekretaris Daerah Teluk Bintuni, Frans Nikolas Awak, Asisten II I Putu Suratna dan sejumlah kepala OPD dan Kepala Bagian yang selaku stake holder.  

“Dengan absensi model pengenalan wajah, potensi untuk manipulasi data bisa dihindari. Berbeda dengan model sidik jari, yang bisa diregistrasi dengan nama orang lain,” ungkap Manobi.

Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy mengapresiasi dan mendukung rencana aksi perubahan yang dirancang Manobi, saat mengikuti Pelathan Kepemimpinan Administrasi.

Kata Bupati, langkah ini akan menjadi bukti nyata bahwa inovasi bisa lahir dari ide sederhana yang dijalankan dengan komitmen dan kerja keras.

“Kehadiran absensi eletronik dan sistem TPP ini diharapkan mampu meningkatkan kinerja ASN agar semakin tertib, disipling dan transparan,” kata Bupati Yohanis Manibuy.

Bupati berharap, upaya positif yang dirancang Manobi dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi seluruh ASN untuk melakukan perubahan, demi kemajuan Teluk Bintuni yang Sehat, Enerjik, Religius, Andal, Smart dan Inovatif.

Asisten II Setda Teluk Bintuni, Putu Suratna mendukung rencana aksi perubahan yang digagas Manobi. Absensi model ini, kata Putu Suratna, bisa mendongkrak tingkat kehadiran pegawai di lingkungan Pemda Teluk Bintuni, yang saat ini sangat rendah.

Yang selama ini terjadi, banyak pegawai yang selalu terlambat tiba di kantor, atau bahkan ada pegawai yang tidak pernah masuk kantor, tapi tetap menerima gaji dan tunjangan.

“Saya sangat setuju dengan rencana aksi ini, karena yang kita rasakan saat ini, tingkat disiplin pegawai sangat rendah dalam hal kehadiran,” kata Putu Suratna.

Rifaldi Kwando, Plt Kepala Bappelitbangda menyarankan agar sosialisasi atas penerapan proyek ini dilakukan secara masif agar pegawai tidak kaget ketika proyek perubahan ini diterapkan.

“Sosialisasinya harus intens dan masif, agar tidak menimbulkan gejolak ketika rencana aksi ini diberlakukan,” kata Rifaldi. JP01

Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here