Bupati Bintuni Perintahkan 389 CPNS Ambil SK di BKPP, Plt Derek Asmuruf Masih Bingung

0
176
Bupati Teluk Bintuni, Ir Petrus Kasihiw MT dan Wakil Bupati Matret Kokop SH.
Spread the love

BINTUNI, jurnalpapua.id – Bupati Kabupaten Teluk Bintuni Ir Petrus Kasihiw MT memerintahkan kepada 389 CPNS formasi tahun 2018 yang belum menerima SK, segera mengambil dokumen itu di Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Teluk Bintuni.

Setelah mendapat SK CPNS, segera melapor kepada pimpinan masing-masing OPD tempat calon pegawai itu ditempatkan untuk memulai bekerja. Paling lambat, laporan itu sudah harus dilakukan pada tanggal 1 Agustus 2021 mendatang.

“Seharusnya hari ini saya serahkan semuanya, 397 CPNS. Tapi karena alasan covid-19, maka saya serahkan secara simbolis kepada 8 orang. Nanti sisanya, masing-masing CPNS yang merasa diri berhak menerima, silakan berhubungan dengan BKPP saat jam kerja,” kata Bupati Petrus Kasihiw.

Bupati memastikan seluruh SK CPNS itu sudah ditandatangani dan harus segera diambil. Tidak ada persyaratan lain-lain untuk mengambil SK tersebut, apalagi biaya.

“Itu hak masing-masing CPNS yang dinyatakan lulus. Tinggal pergi koordinasi dan ambil. Tidak ada biaya, karena itu gratis. Kalau ada yang pakai syarat tambahan nanti lapor saya. Itu hak CPNS untuk mengambil dan segera melaporkan ke pimpinan OPD, karena batasnya hanya sampai tanggal 1 Agustus,” tambah Bupati.

Petrus Kasihiw menekankan agar SK CPNS itu segera diambil karena tidak seluruh CPNS mengetahui di OPD mana ditempatkan. Sementara waktu pelaporan tinggal beberapa hari lagi. “Kan ada juga yang belum tahu dimana di tempatkan, jadi harus tahu biar segera melapor,” tandasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Plt Kepala BKPP Teluk Bintuni Derek Asmuruf tidak bisa memberikan jawaban secara pasti mulai kapan SK CPNS bagi yang belum diserahkan itu bisa diambil. Alasannya, ia masih akan koordinasi dulu dengan Bupati.

“Setelah penyerahan yang 8 orang tadi, nanti sisanya kami akan berkoordinasi lagi dengan Pak Bupati. Tadi beliau bisik saya, cari waktu yang tepat dalam satu dua hari ini untuk ketemu beliau. Karena beliau ini ada di dalam rumah saja, tidak bisa diganggu. Nanti kalau sudah ada kepastian, saya akan berikan informasi. Saya tidak bisa komentar untuk sesuatu yang belum pasti,” kaat Derek Asmuruf. JP01

Google search engine

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here