12 Warga Sipil Dilaporkan Tewas di Puncak, Anggota DPR Minta Pemerintah Transparan Soal Insiden Kemburu

0
1
Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin./istimewa
Google search engine
Spread the love

JAKARTA,jurnalpapua.id – Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, meminta pemerintah segera bertindak cepat dan transparan menyusul insiden baku tembak di Distrik Kemburu, Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Peristiwa yang terjadi pada Selasa (14/4) itu dikabarkan menewaskan belasan warga sipil.

“Harus ada tim yang benar-benar dikerahkan ke lapangan untuk memastikan kejadian sebenarnya. Ini krusial agar tak memicu keresahan masyarakat, sekaligus tidak memojokkan institusi TNI tanpa bukti yang kuat,” tegas Hasanuddin dalam pernyataan tertulisnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/4/2026).

Politisi PDI-Perjuangan itu menilai informasi yang tersebar di publik saat ini masih simpang siur sehingga berpotensi memperkeruh situasi. Karena itu, ia mendorong pembentukan tim investigasi yang terdiri dari pemerintah daerah, pemerintah pusat, serta aparat penegak hukum seperti kepolisian.

Sebagaimana diketahui, baku tembak antara aparat TNI dan kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) terjadi saat operasi militer di beberapa kampung di wilayah Kembu. Akibat kejadian tersebut, sejumlah warga dilaporkan tewas dan mengalami luka-luka.

Hingga kini, data pasti korban jiwa masih dalam proses verifikasi. Tim gabungan disebut belum bisa menjangkau tiga kampung terdampak yang berada di wilayah perbatasan, yaitu Kampung Kembru, Nilome, dan kawasan Pintu Angin.(JP02)

Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here