Ancaman Siber di Indonesia Tembus 3,6 Miliar, ManageEngine Luncurkan Fitur Keamanan Endpoint Terintegrasi

0
22
Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mencatat lebih dari 3,64 miliar anomali trafik serangan siber sepanjang Januari hingga Juli 2025, seiring tingginya ketergantungan perusahaan pada sistem digital.
Google search engine
Spread the love

JAKARTA,jurnalpapua.id – ManageEngine, bagian dari Zoho Corporation, meluncurkan pengembangan platform Endpoint Central dengan fitur deteksi dan penanganan ancaman otomatis (EDR) serta sistem akses privat aman berbasis Zero Trust di tengah lonjakan ancaman siber di Indonesia. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mencatat lebih dari 3,64 miliar anomali trafik serangan siber sepanjang Januari hingga Juli 2025, seiring tingginya ketergantungan perusahaan pada sistem digital.

Para pelaku serangan disebut kini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk melancarkan aksi yang lebih masif, seperti ransomware. Sementara itu, metode akses jarak jauh berbasis VPN dinilai mulai ditinggalkan karena dinilai memberi akses jaringan terlalu luas setelah login berhasil. Perusahaan pun mulai beralih ke platform terpadu yang menggabungkan manajemen perangkat, keamanan, dan kontrol akses dalam satu sistem berbasis AI.

“Keamanan endpoint sekarang adalah soal kecepatan. Perusahaan harus bisa mendeteksi dan menghentikan ancaman lebih cepat, sembari memastikan akses ke aplikasi internal tetap aman meskipun kredensial sudah bocor,” ujar Chirag Mehta, vice president and principal analyst di Constellation Research.

Menurut Mehta, penggabungan EDR dengan kontrol akses berbasis kepercayaan perangkat mampu mempersingkat waktu penyerang berada di sistem serta membatasi dampak serangan.

Dengan integrasi ini, ManageEngine menyatukan deteksi ancaman, respons, dan kontrol akses dalam satu platform yang dibangun secara native. Sistem ini memungkinkan tim IT dan keamanan bekerja dari sumber data yang sama, sehingga proses deteksi lintas sistem dan investigasi berjalan lebih cepat. Tindakan perbaikan seperti pembaruan keamanan (patching) dan penguatan konfigurasi juga dapat dilakukan langsung dari sistem yang sama.

Mathivanan Venkatachalam, vice president di ManageEngine, menjelaskan bahwa seiring karyawan bekerja dari berbagai lokasi dengan beragam perangkat, endpoint kini menjadi titik utama untuk deteksi ancaman sekaligus kontrol akses.

“Dengan kemampuan ini, kami membantu perusahaan beralih dari keamanan yang hanya bereaksi setelah terjadi masalah menjadi sistem yang bisa bekerja lebih mandiri,” kata Mathivanan.

Ia menambahkan, sistem baru ini memungkinkan perusahaan mendeteksi ancaman lebih awal, merespons lebih cepat, dan memastikan hanya perangkat terpercaya yang dapat mengakses sistem penting.(JP02)

Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here