
BINTUNI, jurnalpapua – Momentum bulan suci Ramadhan 1447 hijriyah, dimanfaatkan manajemen Petrotekno selaku pengelola Pusat Pelatihan Teknik Industri dan Migas (P2TIM), mengajarkan nilai-nilai empati dan kebersamaan kepada para siswanya.
Praktiknya, mereka diajak berbagi takjil untuk berbuka puasa kepada para pengguna jalan yang melintas di simpang empat lampu merah Kampung Lama, Senin (9/3/2029) sore.
Sejak pukul 17.00 WIT, puluhan siswa-siswi Pusat Pelatihan Teknik Industri dan Migas (P2TIM) Teluk Bintuni bersama para instruktur turun ke jalan untuk berbagi takjil kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa.
Dengan penuh semangat, para siswa membagikan paket makanan dan minuman untuk berbuka puasa kepada pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas. Momentum ini menjadi salah satu cara keluarga besar P2TIM Teluk Bintuni sebagai ajang menumbuhkan rasa kepedulian sosial sekaligus mempererat kebersamaan di tengah masyarakat.
Keceriaan pun tampak dari wajah para siswa. Mereka mengaku bahagia karena dapat berbagi dengan saudara-saudara mereka yang sedang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.
Para siswa terlihat antusias dan bersemangat saat membagikan takjil kepada warga. Senyum dan sapaan hangat mereka menyambut setiap pengendara yang menerima paket berbuka puasa.
Tak butuh waktu lama, hanya dalam waktu kurang dari setengah jam, seluruh kotak makanan yang disiapkan habis terbagikan kepada masyarakat.
Paket takjil yang dibagikan, berupa kue dan minuman yang telah dikemas rapi dalam kotak. Paket-paket itu kemudian diberikan secara langsung kepada para pengendara yang berhenti di lampu merah.
Kegiatan sederhana ini pun menghadirkan suasana penuh kebersamaan dan toleransi antarumat beragama di tengah masyarakat Bintuni.
Kegiatan berbagi takjil ini menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial sekaligus pembelajaran bagi para siswa untuk menumbuhkan nilai empati, kebersamaan, dan semangat berbagi kepada sesama di bulan suci Ramadan
Sebelum kembali ke kampus P2TIM di SP 5 menggunakan bus yang disiapkan pihak kampus, para siswa dan instruktur mengakhiri kegiatan itu dengan foto bersama sebagai bentuk kenangan dari kegiatan berbagi tersebut. JP01




















