
KUPANG,jurnalpapua.id – Fenomena cuaca ekstrem melanda wilayah Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (17/1) dini hari sekitar pukul 00.57 WITA. Terjangan angin kencang dilaporkan mengakibatkan belasan rumah warga mengalami kerusakan di beberapa titik.
Berdasarkan data sementara, sebanyak 13 unit rumah terdampak dengan rincian lima unit rusak berat, tiga unit rusak sedang, dan lima unit rusak ringan. Kerusakan tersebut tersebar di dua wilayah, yakni Kecamatan Alak dan Kecamatan Kota Raja. Hingga saat ini, personel BPBD setempat masih berada di lapangan untuk melakukan verifikasi terhadap empat unit rumah lainnya yang juga terdampak.
“Sejauh ini tidak ada laporan mengenai korban jiwa akibat peristiwa tersebut,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan resminya.
Menanggapi masuknya puncak musim hujan, pihak BNPB meminta pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya hidrometeorologi. Masyarakat diimbau untuk menyiapkan langkah mitigasi mandiri, seperti memahami jalur evakuasi, menyiapkan tas siaga bencana, serta memastikan kesiapan tempat pengungsian sementara.
Langkah pencegahan sejak dini diharapkan dapat meminimalisir dampak kerugian maupun risiko keselamatan bagi warga yang tinggal di kawasan rawan bencana.(JP02)




















