BINTUNI, jurnalpapua – Ratusan prajurit TNI dari Batalyon Infanteri 410/Alugoro Korem 073/Makutarama, Kodam IV/Diponegoro, ditugaskan untuk Pengamanan Perbatasan Kewilayahan (Pamtaswil) di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat.
Prajurit Satuan Tugas ini akan menempati 9 Pos Pamtaswil menggantikan posisi prajurit Satgas Yonif 642/Kapuas, dan 1 pos baru di Moyeba Distrik Moskona Utara.
Keberangkatan Satgas Yonif 410/Alugoro ini dilepas Wakil Bupati Teluk Bintuni melalui apel pasukan di Kodim 1806/Teluk Bintuni pada Selasa (19/8/2025).
Wabup Joko menyampaikan, prajurit TNI memegang peranan penting dalam menjaga keutuhan wilayah dan stabilitas nasional, khususnya di wilayah perbatasan dan rawan konflik.
TNI sebagai garda terdepan pertahanan negara, dan TNI bertugas memastikan bahwa setiap bagian dari kedaulatan negara, baik daratan, lautan maupun udara, tetap aman dari ancaman pelanggaran batas negara, infiltrasi pihak asing, hingga berbagai bentuk gangguan keamanan lainnya.
“Wilayah perbatasan merupakan beranda terluar NKRI sehingga kehadiran TNI tidak hanya penting dalam aspek keamanan, tetapi juga strategis dalam mendukung pembangunan dan pelayanan dasar bagi masyarakat” kata Wabup Joko Lingara.
Peran penting dan strategis TNI ini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Kabupaten Teluk Bintuni melalui Satgas Pamtas Kewilayahan dari Yonif 642/Kapuas.
“Untuk itu, pada kesempatan yang baik ini atas nama pemerintah dan masyarakat, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit Yonif 642/Kapuas yang selama kurang lebih satu tahun bertugas,” kata Wabup Joko Lingara.

Komandan Kodim 1806/TB, Letkol Inf Teguh Eko Efendi, menyampaikan, ratusan prajurit TNI itu akan menempati pos, masing-masing Pos Masyeta 25 orang, Dataran Beimes 20 orang, Moyeba 27 orang, Mesna 30 orang, Rawara 25 orang, Mayerga 40 orang, Jagiro 18 orang, Kotis Meyado 49 orang dan Pos Kamundan 19 orang.
“Kami berharap agar Satgas ini dapat melaksanakan tugas dengan baik dapat membantu pelaksanaan tugas pemerintah daerah. Berangkat dan sampai kembalinya nanti bisa diterima berjalan dengan aman dan lancar sehingga aman dari segala macam gangguan,” kata Dandim.
Peran TNI ini selaras dengan visi pembangunan daerah yang diusung Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, yakni mewujudkan masyarakat yang Sehat, Enerjik, Religius, Andal, Smart dan Inovatif. JP01





















