Peringati HAN 2025, Ratusan Anak di Teluk Bintuni Kampanye Lingkungan dan Anti Kekerasan Seksual

0
128
Salah satu peserta karnaval membawa poster berisi tulisan anti kekerasan seksual terhadap anak, saat perayaan Hari Anak Nasional (HAN), Rabu (23/7/2025).
Google search engine
Spread the love

BINTUNI, jurnalpapua – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2025 di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat pada Rabu (23/7/2025) pagi, terasa semarak dengan aksi kampanye yang dilakukan ratusan anak-anak TK, murid SD hingga siswa SMP dan SMA.

Dalam aksi fashion street carnival, mereka mengkampanyekan aksi penolakan atas kekerasan seksual terhadap anak. Uniknya, dalam aksi tersebut, mereka  berdandan dengan pakaian yang dikreasi dari berbagai bekas bungkus produk barang pabrikan.

Seperti yang dikenakan dua anak TK Saibma Aroba. Dua bocah ini terlihat lucu dengan pakaian berbahan karung bekas kemasan beras yang berhias pola kertas warna warni. Sepanjang perjalanan, mereka menenteng poster bertuliskan; Jangan Kasi Rusak Kitorang. Jaga Kitorang.

Tak kalah menarik. Anak-anak dari TK ABA Bintuni, mengenakan pakaian yang juga dikreasi dari karung bekas kemasan beras, lengkap dengan sayap bidadarinya.

Murid SD Inpres Tuasai juga berkreasi dengan kostum berbahan plastik bekas kemasan dan juga tempat makanan.

Yang tak kalah heboh adalah penampilan dari siswa SMP Negeri 2 Bintuni. Karung bekas kemasan beras, dikreasikan menjadi kostum yang menarik dengan hiasan bungkus produk pabrik, mulai sabun cuci hingga mie instan.

Sambil menyusuri rute karnaval, mereka membawa poster bertuliskan; Merdeka itu, bebas dari pelecehan seksual.

Melindungi anak-anak dari berbagai bentuk tindak kejahatan, terutama kekerasan seksual, menjadi tema lokal dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2025. Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, mengusung tema; Anak Terlindungi, Teluk Bintuni Maju.

“Isu kekerasan seksual terhadap anak, saat ini sedang trending di Teluk Bintuni dengan munculnya berbagai kasus. Ini yang menjadi keprihatinan kita bersama,” kata Dessy Wulansari, salah satu panitia HAN 2025 di Teluk Bintuni.

Sedikitnya 248 anak dari 30 sekolah, terlibat dalam kampanye tersebut. Mereka melakukan aksi jalan kaki dari halaman Mangrove Café di Kampunglama menuju finish di Gedung Women dan Child Centre (WCC) Kalikodok.

Menurut Dessy, para peserta itu berasal dari 9 Taman Kanak-kanak, 10 Sekolah Dasar, 7 SMP dan 4 SMA. Seharusnya ada 33 sekolah yang mendaftar sebagai peserta kampanye dalam untuk memperingati HAN 2025. “Ada beberapa sekolah yang batal berpartisipasi,” tukas Dessy.

Di WCC, para peserta kembali menunjukkan aksi kampanyenya di atas panggung, sambil kontes kreasi busana yang mereka kenakan. Panitia menyiapkan hadiah berupa uang tunai bagi mereka yang mendapat nilai terbaik atas kreasi yang ditampilkan. JP01

Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here