
BINTUNI, jurnalpapua – Kepala Kejaksaan Negeri Teluk Bintuni, Jusak Elkana Ayomi SH. MH, mengingatkan kepada seluruh anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Daerah Teluk Bintuni, untuk mendukung para suaminya dengan bijak menggunakan media sosial.
Selain itu, para istri jaksa diingatkan agar menghindari budaya hedonisme atau gaya hidup bermewah-mewah secara berlebihan, yang seringkali dikaitkan dengan berfoya-foya.
Penegasan ini disampaikan Kajari Jusak Ayomi, saat menggelar acara syukuran peringatan Hari Ulang Tahun ke-25 IAD di Aula Kantor Kejaksaan Negeri Teluk Bintuni (21/06/2025).
Mengusung tema ‘Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Sebagai Cerminan Diri Dalam Menjalankan Program Kerja yang Nyata’, acara ini menjadi momentum reflektif untuk menegaskan peran IAD sebagai mitra strategis Korps Adhyaksa, bukan sekadar pendamping.
Ikatan Adhyaksa Dharmakarini adalah suatu wadah organisasi istri pegawai, pegawai perempuan, pensiunan pegawai perempuan, dan istri pensiunan atau janda pegawai Kejaksaan Republik Indonesia.
Dalam sambutannya, Ny. Nova Jusak Ayomi membacakan pesan Ketua Umum IAD Pusat, Ny. Sruningwati Burhanuddin, yang mengapresiasi peran para anggota IAD dalam mendukung tugas penegakan hukum.
“Di balik seorang jaksa yang tegas dan berintegritas, ada sosok istri yang sabar dan setia mendampingi. Peran kita sebagai anggota IAD adalah menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum melalui teladan yang kita berikan dalam keluarga dan lingkungan masyarakat,” tutur Ny. Nova mengutip sambutan Ketua Umum.
IAD, lanjutnya, terus berkomitmen memberikan kontribusi nyata dalam berbagai bidang, seperti pendidikan melalui peningkatan literasi anak, pemberdayaan ekonomi perempuan, pelatihan keterampilan, hingga pelestarian budaya lokal.
Salah satu wujud konstribusi IAD di Teluk Bintuni, adalah lahirnya program Posyandu Binaan di Kampung Iguriji yang bernama Posyandu Bena. IAD Daerah Teluk Bintuni memberikan alat kesehatan untuk ibu hamil dan balita, serta pemberian asupan makanan bergizi dan vitamin bagi ibu hamil dan balita di Posyandu tersebut.
Rangkaian kegiatan HUT IAD ke-25, telah diawali dengan lomba paduan suara IAD se-wilayah Papua Barat, kegiatan bhakti sosial ke 6 panti asuhan di Teluk Bintuni dan sebagai acara puncak adalah upacara peringatan HUT IAD ke-25 dan syukuran sekaligus penyerahan dana santunan pendidikan siswa berprestasi kepada siswa di 6 Yayasan Panti Asuhan.
Enam yayasan yang sasaran program sosial ini adalah Yayasan Panti Asuhan Santo Yohanes KM.2, Yayasan Panti Asuhan Santa Rita KM.2, Yayasan Panti Asuhan Muhammadiyah SP.5, Yayasan Panti Asuhan Baitul-Amin SP.4, Yayasan Panti Asuhan Hidyatullah SP.4 dan Yayasan An-Nur SP.1.
Dengan dilaksanakannya penyerahan santunan tersebut, diharapkan dapat menjadi motivasi bagi anak-anak Yayasan Panti Asuhan untuk lebih meningkatkan semangat belajar dan berprestasi lebih tinggi. JP01




















