Jamin Kelayakan Fasilitas Operasi, PT Pertamina EP Tarakan Field Benahi Pipa Bawah Laut

0
198
Dua orang pekerja sedang menyelesaikan loading pipa bawah laut, yang menjadi fasilitas operasi PT Pertamina EP Tarakan Field. Foto: Humas PEP Tarakan Field/JP
Spread the love

TARAKAN, jurnalpapua.id – PT Pertamina EP (PEP) Tarakan Field yang merupakan bagian dari Subholding Upstream Regional 3 Kalimantan Zona 10, memulai proses pergantian pipa bawah laut (subsea hose) untuk menjamin kelayakan fasilitas operasi produksinya. Proyek yang dimulai sejak 6 Februari lalu, diperkirakan selesai pada Maret 2022.

Jaringan pipa bawah laut ini merupakan fasilitas PEP Tarakan Field untuk mengirim produksi minyak dari Shipping Area di Onshore Field Tarakan (Terminal Lingkas) hingga ke Conventional Bouy Mooring (CBM) di area pantai. Dengan jarak sepanjang 1 km, pada area tersebut terdapat pipa non metal (flexible subsea hoses) yang digunakan untuk proses pengiriman minyak dari pipa bawah laut ke kapal tangker.

Manager Tarakan Field Isrianto Kurniawan menjelaskan bahwa proyek ini meliputi perbaikan bagian flexible subsea hoses yang terletak di bawah laut.

“Proyek ini dilakukan untuk menjaga integritas perawatan sehingga layak digunakan untuk menunjang proses pengiriman minyak yang lancar dan menjamin kelayakan fasilitas operasi proses pengapalan minyak.  Selain itu,  pergantian subsea hose ini merupakan salah satu upaya untuk mencegah dan mengurangi risiko kecelakaan serta untuk terus menjamin keselamatan bagi para pekerja maupun bagi lingkungan,” jelas Isrianto, melalui siaran pers yang diterima media ini, Selasa (22/2/2022).

Proyek ini mengoptimalkan kontrak Farm In di lingkungan Zona 10 yaitu dengan Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT),  dan mendapat dukungan untuk penggunaan kontrak dari Pertamina EP Sukowati Field.

Isrianto menambahkan bahwa hal tersebut sejalan dengan semangat transformasi dan merupakan wujud Go-Collaborative dengan sesama anak perusahaan di Subholding Upstream Pertamina. 

“Penggunaan Farm In kontrak PHKT oleh PEP Tarakan pun sesuai dengan arahan efisiensi dan akselerasi project dari SKK Migas, karena PHKT telah memiliki sumber daya yang siap untuk di gunakan, hingga dapat meminimalkan potensi aspek resiko waktu dan biaya yang tinggi,” terang Isrianto.

PEP Tarakan Field berkoordinasi dengan SKK Migas Perwakilan Kalimantan Sulawesi dan Kesyahbandaran setempat guna memperoleh izin aktivitas kapal dan izin kegiatan bawah air selama proses pekerjaan berjalan.

Persiapan penanggulangan kondisi berbahaya juga disiapkan secara rinci dengan mempertimbangkan aspek keselamatan pekerja, asset dan lingkungan serta kegiatan komunitas yang terdapat di sekitar wilayah tersebut.

PEP Tarakan Field berkomitmen menjalankan operasi migas yang selamat, efektif, efisien, patuh, dan ramah lingkungan sehingga dapat mencapai target produksi migas serta nihil kecelakaan. PEP Tarakan Field berkomitmen untuk terus mendukung target lifting minyak dan memelihara tingkat produksi yang selama ini sudah dicapai untuk mendukung ketahanan energi nasional. JP03

Google search engine

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here