Enam Orang Meninggal Akibat Bencana Hidrometeorologi Basah di Kota Jayapura

0
188
Proses evakuasi warga terdampak banjir oleh BPBD Kota Jayapura menggunakan perahu karet di Kota Jayapura, Provinsi Papua, Jumat (7/1).
Spread the love

JAYAPURA,jurnalpapua.id – Korban jiwa akibat bencana hidrometeorologi basah yang terjadi di Kota Jayapura bertambah. Selain banjir, guyuran hujan lebat juga memicu terjadinya tanah longsor hingga mengakibatkan 6 orang meninggal dunia (Jumat, 7/1, pkl 9:30 WIB).

Menurut Abdul Muhari, Ph.D. Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, enam korban meninggal dunia telah dievakuasi oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) Polda Papua. Dari total korban jiwa, tiga orang telah diidentifikasi, sedangkan sisanya masih dalam proses identifikasi.

“Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jayapura mencatat sebanyak 500 orang mengungsi ke rumah kerabat terdekat. Sampai saat ini, BPBD masih melakukan evakuasi warga yang terjebak banjir menggunakan 3 perahu karet serta 1 truk serbaguna untuk evakuasi warga terdampak longsor.” jelas Abdul Muhari

Kondisi pascabanjir yang menyisakan material lumpur dan kayu pepohonan di Kota Jayapura, Provinsi Papua, Jumat (7/1).

Dinas Pekerjaan Umum setempat lanjut Abdul Muhari, turut mengerahkan alat berat untuk mendukung percepatan penanganan wilayah terdampak tanah longsor.

“Kondisi mutakhir saat ini hujan ringan masih mengguyur wilayah Kecamatan Abepura, Kota Jayapura. BPBD melaporkan banjir berangsur surut namun listrik masih dalam kondisi padam.” ujarnya

Banjir dan longsor yang melanda beberapa distrik atau kecamatan di Kota Jayapura, Provinsi Papua terjadi sejak Kamis malam (6/1) sekitar pukul 22.00 WIT. Distrik terdampak meliputi Distrik Jayapura Utara, Jayapura Selatan, Abepura, Heram dan Muara Tami. BNPB terus memonitor dan berkoordinasi dengan BPBD setempat terkait giat tanggap darurat.JP02

Google search engine

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here