BEKASI,jurnalpapua.id – Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan pentingnya peran cerita sebagai bagian dari tradisi lisan yang diwariskan turun-temurun dalam kehidupan masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat meresmikan Pusat Pelatihan Indonesia Bercerita (PPIB) dalam program Gala Indonesia Bercerita di Masjid Yayasan Hafidz Indonesia Centre, Bekasi.
Menurutnya, kebudayaan tidak hanya berkaitan dengan seni, tetapi juga mencakup bahasa, tradisi lisan, adat istiadat, pengetahuan tradisional, dan cerita rakyat.
Ia menyebut dongeng sebagai proses pewarisan pengetahuan dan nilai-nilai kehidupan kepada anak-anak, sehingga melalui cerita generasi muda dapat mengenal, memperoleh informasi, serta memahami berbagai hal dengan cara yang lebih menarik dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
“Kenapa mendongeng itu penting? Karena mendongeng itu sebetulnya mentransmisi pengetahuan, menyampaikan, mewariskan pengetahuan, mewariskan cerita-cerita yang baik, keteladanan, dan juga informasi-informasi yang diperlukan,” jelas Menbud.
Menteri Kebudayaan berharap program Gala Indonesia Bercerita dapat menjadi ruang untuk melahirkan para pelopor dan pencerita baru yang mampu menghidupkan kembali tradisi bertutur di tengah masyarakat.
Ia menekankan bahwa kemampuan bercerita memerlukan proses pembelajaran dan latihan, termasuk melalui pendampingan oleh pelatih yang memiliki pengalaman dan keterampilan di bidangnya.
“Saya berharap Gala Indonesia Bercerita ini akan menghasilkan pionir-pionir, akan menghasilkan pelopor-pelopor di dalam penceritaan, termasuk pendongeng-pendongeng,” tegasnya.
Menteri Kebudayaan juga mendorong agar tradisi bercerita dikembangkan secara kreatif dengan memanfaatkan berbagai media dan kemajuan teknologi.JP02
foto dok kemenbud






























