JAKARTA,jurnalpapua.id – Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, menyatakan dukungan penuh perusahaan terhadap program stimulus pemerintah berupa pembebasan 100% tarif jasa kepelabuhanan bagi pengguna jasa penyeberangan pada periode Nataru 2026/2027.
Kebijakan yang mengacu pada SKB Nomor PJ-MHB 7 Tahun 2026, Nomor 145 Tahun 2026, dan Nomor 298 Tahun 2026 ini berlaku bagi penumpang pejalan kaki serta kendaraan Golongan II dan IVA di 14 pelabuhan pada tujuh lintasan operasional ASDP, dengan penjualan tiket dimulai 7 November 2026 untuk periode keberangkatan 22 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.
“Program ini diproyeksikan dimanfaatkan oleh 188.909 penumpang pejalan kaki dan 467.118 unit kendaraan, sebagai upaya menghadirkan layanan penyeberangan yang lebih terjangkau sekaligus meringankan biaya perjalanan masyarakat selama libur akhir tahun.”kata Heru Widodo
Ketujuh lintasan tersebut meliputi Merak–Bakauheni (PP), Ketapang–Gilimanuk (PP), Padangbai–Lembar (PP), Tanjung Uban–Telaga Punggur (PP), Ajibata–Ambarita (PP), Kayangan–Poto Tano (PP), serta Sape–Labuan Bajo (PP).
Cakupan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di berbagai wilayah yang mengandalkan penyeberangan transportasi untuk mendukung mobilitas selama masa libur. JP02
foto lintasan pelabuhan Gilimanuk Bali – Ketapang Banyuwangi , foto dok jurnalpapua.id






























