1.691 Puskesmas Siaga: Langkah Kemenkes Hadapi Krisis Asap Karhutla

0
1
Google search engine
Spread the love

JAKARTA,jurnalpapua.id – Asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berdampak pada kesehatan masyarakat. Sejumlah fasilitas disiapkan untuk melayani para warga yang menderita sakit setelah terpapar asap.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) merespons krisis dan bencana ini melalui intervensi masif di lapangan. Hal ini disampaikan Direktur Kesehatan Lingkungan Kemenkes Dr. dr. Then Suyanti.

“Untuk penyiapan layanan kesehatan, tentunya kita cek bagaimana kesiapan pos layanan kesehatan, seperti di seluruh puskesmas di wilayah terdampak yaitu ada 1.691 puskesmas yang kita siagakan,” ujar dr. Suyanti.

Pihaknya juga memastikan mobilisasi logistik kesehatan, menyiapkan 360 rumah sakit rujukan yang dibutuhkan, termasuk 87 laboratorium kesehatan masyarakat atau labkesmas. Fasilitas tersebut dikhususkan untuk penanganan korban asap.

“Pemerintah daerah juga telah menyiapkan rumah oksigen sebanyak 491 rumah oksigen yang sudah tersedia di masing-masing wilayah,” kata Direktur Kemenkes.

Kemenkes juga memantau sumber daya manusia di bidang kesehatan untuk memastikan kesiapan dalam penanganan dampak karhutla. Terdapat 18.547 dokter umum dan sejumlah dokter spesialis, seperti mata, paru, THT dan DVE.

Otoritas kesehatan memiliki layanan siaga yang dapat diakses melalui public safety center atau PSC 119. JP02

Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here